Setelah Mandeh dan Carocok, Pessel Kembangkan Batik Lumpo

Setelah Mandeh dan Carocok, Pessel Kembangkan Batik Lumpo

Batik Lumpo asal Pesisir Selatan punya kekhasan tersendiri. Foto: pesisirselatankab.go.id

Langgam.id – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meminta setiap daerah menggali potensi yang ada di daerahnya, baik itu potensi alam maupun potensi budaya untuk meningkatkan pengembangan pariwisata setempat.

Ia mencontohkan setelah selama ini fokus mengembangkan kawasan wisata bahari Mandeh dan Pantai Carocok di Painan sebagai destinasi utama wisatawan ke daerah itu, kini pengembangannya juga difokuskan memperkenalkan Batik Lumpo khas Pesisir Selatan.

“Kami ingin Pessel menjadi tujuan wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia, makanya tidak cukup objek wisata alam saja, juga perlu dikembangkan potensi budayanya, kulinernya,” kata Hendrajoni, Senin (22/4/2019).

Ia mengungkapkan potensi lain yang dikembangkan untuk mendukung pariwisata dan daya tarik daerah itu adalah dengan mengangkat Batik Lumpo.

Menurutnya, Batik Lumpo asal Pessel memiliki motif tersendiri yang khas, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Potensi demikian harus dioptimalkan untuk mengembangkan pariwisata, sehingga dampak ekonominya juga cepat dirasakan masyarakat,” katanya.

Hendrajoni meminta camat dan walinagari lebih maksimal menggali dan memetakan potensi sumber daya alam di daerahnya, dan potensi budaya serta kuliner yang bisa dijual untuk mengangkatkan pamor pariwisata Pessel.

Pemkab Pessel, sebutnya, juga akan memfasilitasi pengembangan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan maupun kuliner berbasis sumber daya lokal, dan disinergikan pengembangannya dengan pariwisata alam setempat.

Ia meyakini dengan semakin banyaknya potensi lokal yang bisa dipamerkan kepada wisatawan, tentu akan meningkatkan kunjungan ke daerah itu.

Baca Juga

Kembangkan Batik Lumpo, Novia Hertini Raih Penghargaan dari Presiden RI
Kembangkan Batik Lumpo, Novia Hertini Raih Penghargaan dari Presiden RI
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Warga melintas digenangan banjir yang melanda jalan utama di kawasan Arai Pinang. (Foto: Istimewa)
Arai Pinang Lubuk Begalung Banjir, Ganggu Akses Warga Menuju Kompleks 
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Seminar bertajuk “Terjebak di Balik Layar: Psikologi dan Dampak Sosial Judi Online Bagi Generasi Muda” yang digelar HGI bersama Polda Sumbar. (Foto: Istimewa)
Waspada Ancaman Digital, Polda Sumbar dan HGI Soroti Dampak Judi Online bagi Generasi Muda