Setahun, Hampir 54 Ribu Warga Agam Terserang ISPA

Ilustrasi bersin. (Dok.Pixabay)

Ilustrasi bersin. (Dok.Pixabay)

Langgam.id – Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang mendominasi menyerang warga Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).

Hal itu diungkap Kasi Pelayanan Kesehatan Prima Dinkes Agam, Monida Osni. Menurutnya, sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 53.461 warga Agam diserang ISPA. Jumlah penyakit ini memamg selalu tinggi tiap tahunnya.

“Penyakit ISPA tercatat sebagai kasus terbanyak sebelum pandemi covid-19,” katanya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Dari catatan Dinkes, kasus ISPA tertinggi terjadi di bulan Februari 2020. Sedangkan paling sedikit terjadi pada Mei dengan jumlah 2.331 kasus.

Selain ISPA, penyakit hypertensi juga memiliki angka tinggi. Tercatat sebanyak 38.827 warga Agam menderita darah tinggi sepanjang 2020.

Kemudian penyakit rematik yang jumlah penderitanya mencapai 30.875 orang.

“Penyakit lainnya yang masih terbilang tinggi yaitu gastritis atau sakit lambung dan dispepsia atau ketidaknyamanan pada perut. Ada juga asma,” tuturnya. (*/ICA)

Tag:

Baca Juga

Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Mobnas Tabrak Bocah di Pariaman
Respons Pemkab Agam Soal Pengadaan Mobil Dinas
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang