Sempat Diprotes, Bagan di Danau Singkarak Segera Ditertibkan Lagi

Sempat Diprotes, Bagan di Danau Singkarak Segera Ditertibkan Lagi

DKP Sumbar bersama stakeholder terkait saat akan melakukan penertiban bagan di danau Singkarak (Dokumen DKP Sumbar)

Langgam.id – Bulan depan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) akan kembali menertibkan bagan yang beraktivitas di danau Singkarak. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sumbar Yosmeri.

Menurutnya, bagan termasuk dalam kategori alat tangkap ikan terlarang. Keputusan tersebut tertera dalam dalam peraturan Gubernur (pergub) nomor 81 tahun 2017.

“Kami sudah sosialisasikan pelarangan bagan kepada masyarakat. Semua wali nagari disana sepakat untuk tidak boleh lagi menggunakan bagan,” kata Yosmeri, Rabu (31/7/2019).

Sementara untuk keramba, pihaknya kini tengah menyiapkan regulasi pelarangannya juga dalam Perda. Namun, pihaknya akan memanggil terlebih dahulu pemilik keramba untuk melakukan sosialisasi.

“Perdanya sedang disiapkan, bagan dan keramba kita larang. Minggu besok pemilik keramba kami panggil,” katanya.

Sebelumnya, pemrov sudah menjelaskan kepada masyarakat bahwa bagan dilarang. Ia ingin masyarakat menggunakan alat tangkap tradisional seperti jaring dan pancing.

“Kami juga telah melakukan razia kawasan danau Singkarak, baik yang berada di daerah Solok maupun Tanah Datar. Di Solok penertiban tertunda karena aksi protes. Tapi di Tanah Datar razia lancar dan kami tertibkan sekitar 150 unit bagan,’ katanya.

Menurutnya, nelayan tradisional paling merasakan dampak bagan ini. Sebab, nelayan mencari ikan dengan jaring dan pancing. Jumlah nelayan ini pun mencapai ribuan orang. Sedangkan pemilik bagan hanya sekitar 200 orang dengan jumlah bagan mencapai 520 unit.

“Menghindarkan konflik dengan nelayan tradisional, makanya harus ditertibkan,” bebernya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Sumbar Perkuat Aplikasi SAPILIN, Data Bencana Terintegrasi Jadi Basis Kesiapsiagaan
Sumbar Perkuat Aplikasi SAPILIN, Data Bencana Terintegrasi Jadi Basis Kesiapsiagaan
Gubernur Mahyeldi Ajak Mahasiswa UMN Warisi Nilai Perjuangan Mohammad Natsir
Gubernur Mahyeldi Ajak Mahasiswa UMN Warisi Nilai Perjuangan Mohammad Natsir
Disbud Sumbar Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Nagari Creative Hub
Disbud Sumbar Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Nagari Creative Hub
Pemprov Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
Pemprov Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Tinjau Galodo Solok, Mahyeldi Dorong Percepatan Pemulihan dan Pendataan Kerusakan
Tinjau Galodo Solok, Mahyeldi Dorong Percepatan Pemulihan dan Pendataan Kerusakan