Semburan Asap Berbau Belerang Hebohkan Warga di Agam

Langgam.id-semburan asap

Sejumlah warga memperhatikan kemunculan semburan asap di kawasan Danau Maninjau, Agam. [foto: Joni Safri]

Langgam.id – Warga dikejutkan dengan kemunculan semburan asap berbau belerang di dekat sawah di  kawasan Danau Maninjau, Dusun Linggai, Jorong Tanjuang Batuang, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).

Wali Nagari Duo Koto Joni Safri mengatakan, kemunculan asap itu terjadi pada Senin (11/10/2021). Lokasi asap itu berbau sehingga sempat membuat warga khawatir, jika nantinya semburan yang awalnya kecil bertambah besar dan akan tidak terkendali.

“Sekarang sudah tiga hari, memang pertama tanah itu panas dan menyemburkan asap, kami tahu dari masyarakat yang melaporkan ke pemerintahan nagari,” kata Joni, Rabu (13/10/2021).

Dia menjelaskan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya sudah mengecek sejak hari pertama namun masih menyemburkan asap.

Kemudian mengecek lagi pada hari kedua, Selasa (12/10/2021) dan diduga itu terjadi karena ada kabel yang rusak dan bersentuhan dengan tonggak listrik.

Ia mengungkapkan, kabel yang diduga terkelupas itu diduga bersentuhan dengan tonggak, kemudian menghantarkan arus ke tanah. Akhirnya pihaknya memutuskan untuk mematikan aliran listrik yang ada pada kabel tersebut.

“Jadi kemarin pada hari kedua, siangnya kami memutuskan arus listrik. Alhamdulillah pada malam hari tidak ada lagi terjadi panas dan bau menyengat itu, sampai sekarang,” ujar Joni.

Dia mengatakan, dengan hilangnya panas itu, semakin kuat diduga karena arus listrik. Sekarang lokasi sudah aman meski garis polisi masih terpasang agar membuat warga waspada. Dilihat beberapa hari ke depan kalau sudah aman maka garis polisi dicabut.

Baca juga: 119 Calon Wali Nagari di Agam Bakal Bersaing di Pilwana Serentak

Menurut Joni, meski arus listrik diputuskan, hal ini tidak menganggu pasokan listrik warga sekitar. Sebab saat diputuskan, aliran listrik dipindahkan ke jalur lain.

Saat ini pihaknya belum melaporkan ke pihak lain, karena masih bisa ditangani nagari.

“Jadi sekarang sudah aman dan terkendali, kami belum melaporkan kemana pun. Kami tangani dulu, kalau seandainya tidak bisa, nanti baru kami lapor ke pihak yang berwenang,” ucap Joni.

Baca Juga

LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
Tim SAR berhasil menemukan seorang nenek bernama Syafrida (67)
Nenek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan Selamat, Tim SAR Sempat Terkendala Hujan dan Blank Spot
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir di Kota Padang, BNPB Catat Tinggi Air Capai 1,5 Meter