Sejak Sore, Gempa Bersahutan dari Rao Pasaman, Mentawai hingga Talu Pasaman Barat

Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi

Ilustrasi gempa. [Foto: Tumisu/pixabay.com]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gempa saling bersahutan terjadi di Rao Pasaman, Mentawai hinga Talu Pasaman Barat hari ini.

Langgam.id - Gempa bumi saling bersahutan dari Rao Pasaman, Mentawai hingga Pasaman Barat (Pasbar) terjadi sejak sore ini, Kamis (21/4/2022).

Awalnya, gempa bermagnitudo 2,9 terjadi di Rao, Kabupaten Pasaman pukul 14.05 WIB. Gempa itu terjadi pada kedalaman 204 kilometer.

Catatan Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bermagnitudo 2,9 itu terjadi di 0.81 Litang Utara (LU) dan 100.21 Bujur Timur (BU) atau 34 kilometer Timur Laut Rao, Pasaman.

Usai di Rao, gempa dengan magnitudo 3,2 juga terjadi di Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai pukul 17.07 WIB.

Gempa dengan magnitudo 3,2 itu pusatnya 2.02 LS dan 100.06 BT atau 43 kilometer Timur Laut Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, gempa itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

Setelah di Mentawai, gempa bermagnitudo 1,9 juga terjadi di Talu, Kabupaten Pasaman.

Data BMKG, di Talu, gempa terjadi pukul 19.43 WIB berpusat di 0.10 LU dan 99.99 BT tepatnya 14 kilometer Talu, Kabupaten Pasaman Barat.

Gempa bermagnitudo 1,9 di Talu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Korban Gempa Pasaman Barat Tarawih di Masjid dan Musala Sementara

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat tiga kali gempa di tiga daerah di Sumbar itu.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Sesar Sianok Picu Gempa M 4,6 di Padang Panjang
Sesar Sianok Picu Gempa M 4,6 di Padang Panjang
Gempa M 4,6 Guncang Padang Panjang, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Gempa M 4,6 Guncang Padang Panjang, Warga Berhamburan Keluar Rumah
BMKG mencatat terdapat 17 kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 11-17 April 2025. Pada periode
17 Gempa Terjadi di Sumbar Sepekan Terakhir, Dipicu Aktivitas Lempeng dan Sesar Sumatra
BMKG mencatat terdapat 17 kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 11-17 April 2025. Pada periode
8 Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Sepekan
BMKG mencatat terdapat 17 kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 11-17 April 2025. Pada periode
13 Gempa Terjadi di Sumbar Sepekan Terakhir
Banjir dan longsor melanda Kabupaten Limapuluh Kota. Dua bencana tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan sejak Rabu hingga
Catatan BNPB Soal Banjir dan Longsor yang Melanda Sumbar Jelang Ramadan