Ribuan Nakes di Padang dan Pesisir Selatan Disuntik Vaksin Jumat Depan

Ribuan Nakes di Padang dan Pesisir Selatan Disuntik Vaksin Jumat Depan

Pengiriman vaksin ke Padang dan Pesisir Selatan. (foto: Rahmadi/langgam.id)

Langgam.id – Ribuan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan akan mengikuti penyuntikan vaksin covid-19 pada Jumat (15/1/2021) depan. Dua daerah itu ditunjuk sebagai tahap awal di Sumatra Barat (Sumbar).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, pemberian vaksin diawali oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada Kamis (14/1/2021). Vaksin diikuti Gubernur dan 10 pejabat lainnya sebagai bentuk pemberian pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi ini aman.

“Besok, kita akan melakukan vaksinasi perdana kepada gubernur dan 10 pejabat esensial,” ujarnya di Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Jubir Covid-19 Sumbar Sebut Tidak Ada Paksaan Vaksinasi Kepada Masyarakat

Setelah itu, program vaksinasi di Sumbar akan dilakukan kepada sumber daya manusia di sektor kesehatan di dua daerah yaitu Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan. Program vaksinasi di dua daerah itu mulai dilakukan Jumat (15/1/2021).

“Setelah gubernur besoknya di daerah untuk tenaga kesehatan, tapi hanya dua daerah, di Pesisir Selatan dan Kota Padang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi mengatakan terdapat 9.928 nakes di Kota Padang yang akan divaksin. Sedangkan di Kabupaten Pesisir Selatan tercatat sebanyak 1.805 orang. Total, ada 11.733 orang di SDM kesehatan yang akan divaksin.

“Distribusi vaksin kedua daerah itu sudah dilakukan mulai hari ini, tahap awal ini hanya di dua daerah saja, dua daerah ini berdasarkan arahan dan ditetapkan Kementerian Kesehatan,” katanya.

Pemilihan dua daerah itu menurutnya juga karena belum semua vaksinator dilatih.

Pemberian vaksin dilakukan dengan dosis satu kali penyuntikan. Kemudian setelah 14 hari akan dilakukan penyuntikan kembali. Setelah dilakukan penyuntikan, setiap orang yang diberi vaksin tetap di tempat selama sekitar setengah jam untuk melihat reaksi tubuh. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas