Resmi Lepas Jabatan, Doni Monardo Ungkap Tugas Berat Kepala BNPB

Resmi Lepas Jabatan, Doni Monardo Ungkap Tugas Berat Kepala BNPB

Doni Monardo meninjau kedatangan 15 juta dosis vaksin covid-19

Langgam.id – Doni Monardo resmi melepas jabatan Kepala BNPB dan digantikan Letjen Ganip Warsito. Saat serah terima jabatan, Doni bercerita tentang beratnya tugas kepala BNPN.

“Ini adalah pekerjaan luar biasa dari aspek kemanusiaan membutuhkan stamina yang sangat kuat dan juga memerlukan keteguhan hati karena menghadapi begitu banyak persoalan yang tidak mudah,” kata Doni dalam serah terima jabatan Kepala BNPB yang ditayangkan akun YouTube BNPB Indonesia, Selasa (25/5/2021).

Doni mengatakan, ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan BPNP terutama dalam rekonstruksi akibat banyaknya bencana yang terjadi. Sejauh ini, pekerjaan itu menurutnya dapat diselesaikan BNPB.

Di tengah kondisi itu, kata dia, pandemi covid-19 juga terjadi. Namun pria berdarah Minang ini yakin cara yang ditempuh pemerintah bisa mengurangi risiko yang muncul.

“Sampai kapan juga kita belum tahu, dan memang ada tren kenaikan tapi kita harus optimis bahwa dengan konsep yang telah digariskan oleh pemerintah lewat PPKM mikro, ini akan membantu menjadi ujung tombak mengurangi risiko yang mungkin timbul,” ujarya.

“Kita tetap harus wasapada, tidak boleh kendor, tidak boleh lengah,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, mantan Danjen Kopassus itu mengatakan selama menjabat Kepala BNPB ia sering bermalam di kantor karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan. Kini dia akan kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga.

“Ini adalah malam pertama setelah satu tahun lebih saya harus bermalam dan nginap di kantor, malam ini malam pertama saya di luar hari libur untuk kembali ke rumah bersama keluarga,” ucapnya. (*ABW)

Baca Juga

AJI Padang Peringati HUT ke-21, Tegaskan Komitmen Pers Mengawal Pemulihan Ekologis Sumatra
AJI Padang Peringati HUT ke-21, Tegaskan Komitmen Pers Mengawal Pemulihan Ekologis Sumatra
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana