Resmi jadi Lembaga Nazhir Wakaf Uang, UNAND Perkuat Filantropi Islam di Lingkungan Akademik

Webometrics mengeluarkan daftar universitas terbaik di Indonesia untuk edisi Juli 2023. Webometrics Ranking of World Universities diinisiasi

Gedung Rektorat Unand. [foto: unand.ac.id]

Langgam.id – Universitas Andalas (UNAND) kini resmi menjadi Lembaga Nazhir Wakaf Uang setelah mendapatkan Surat Tanda Bukti Pendaftaran dari Badan Wakaf Indonesia (BWI). Keputusan ini tertuang dalam dokumen resmi bernomor pendaftaran 3.3.00474 yang diterbitkan pada 26 Februari 2025 di Jakarta.

Dengan pendaftaran ini, UNAND memiliki kewenangan untuk mengelola dana wakaf secara profesional sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Status sebagai Nazhir Wakaf Uang ini berlaku hingga 26 Februari 2030, menunjukkan komitmen universitas dalam pengelolaan wakaf untuk mendukung berbagai program pendidikan, riset, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Badan Wakaf Indonesia, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., menandatangani sertifikat yang mengesahkan Unand sebagai salah satu institusi yang dapat mengelola wakaf uang secara resmi. Sertifikat ini diberikan kepada Unand yang beralamat di Gedung Rektorat Universitas Andalas, Limau Manis, Padang.

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D, menyampaikan bahwa pengakuan ini menjadi tonggak penting bagi kampus dalam berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

“Dengan adanya legalitas ini, kami siap mengelola dan mengembangkan dana wakaf yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (15/3).

Keberadaan Unand sebagai Nazhir Wakaf Uang diharapkan dapat memperkuat gerakan filantropi Islam di lingkungan akademik serta meningkatkan pemanfaatan wakaf dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan dan inovasi.

Dengan adanya pengakuan ini, masyarakat dan civitas akademika UNAND kini dapat menyalurkan wakaf uang dengan lebih mudah dan terjamin keamanannya.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik dalam pengelolaan wakaf untuk kemajuan bangsa dan umat,” harap rektor.

Pengakuan ini menandai langkah maju Universitas Andalas dalam memperluas peran dan kontribusinya bagi masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang profesional dan terpercaya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Pertemuan Forum Wakil Rektor di UNAND, Bidik Hilirisasi dan Hasilkan Produk Kolaborasi
Pertemuan Forum Wakil Rektor di UNAND, Bidik Hilirisasi dan Hasilkan Produk Kolaborasi
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Pakar Hukum Pidana Sentil Kejati Sumbar Soal Tes Urine Mahasiswa: Atas Dasar Apa? 
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Ikuti Program Akademik di Jepang, Mahasiswa UNAND Kembangkan Prototipe Diagnostik Pita Suara Berbasis AI
Ikuti Program Akademik di Jepang, Mahasiswa UNAND Kembangkan Prototipe Diagnostik Pita Suara Berbasis AI
HUT ke-50 KOMMA FP-UA Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pecinta Alam Hadapi Krisis Ekologis di Sumbar
HUT ke-50 KOMMA FP-UA Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pecinta Alam Hadapi Krisis Ekologis di Sumbar
Riset di Padang dan Nairobi, Kenya, UNAND Kembangkan Konsep Kewirausahaan Berbasis Iman
Riset di Padang dan Nairobi, Kenya, UNAND Kembangkan Konsep Kewirausahaan Berbasis Iman