[REPUBLIKASI] [SALAH] FIFA Bekukan Federasi Sepakbola Guinea (FGF) Akibat Curang Lawan Indonesia

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Hariqo Wibawa Satria mengungkapkan satu konten DFK

Ilustrasi [pixabay]

Berita

HEBOH !!! FIFA RESMI BEKUKAN FEDERASI SEPAK BOLA FGF AFRIKA, BUNTUT CURANG LAWAN TIMNAS INDONESIA

HASIL CEK FAKTA

Sebuah video beredar di Youtube menyatakan bahwa Federasi Sepak Bola Guinea (FGF) telah dibekukan FIFA karena curang saat melawan Timnas Indonesia di laga Play Off Olimpiade 2024. Video ini diunggah oleh kanal Youtube bernama Kanal pada 13 Mei 2024 dan telah ditonton lebih dari 12 ribu tayangan.

Setelah dilihat keseluruhan video tersebut ternyata tidak ada pernyataan yang menyebutkan bahwa FIFA membekukan Federasi Sepak Bola Guinea. Video yang berdurasi 10 menit hanya membacakan artikel yang pemeriksa fakta temukan di laman artikel Viva. Dalam video ini, narator menyampaikan dua berita yang berjudul ” Kata Pelatih Guinea Usai Kalahkan Timnas Indonesia U-23 dan Lolos Olimpiade 2024″ dan ” Duh, Guinea Jadi Sasaran Rasisme Netizen Indonesia”.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pernyataan yang menyebutkan bahwa FDF dibekukan FIFA tidaklah benar.

KESIMPULAN

Faktanya, video tersebut tidak menyebutkan bahwa Federasi Sepakbola Guinea dibekukan FIFA. Narator dalam video hanya membacakan artikel yang berkaitan tentang pernyataan pelatih Guinea seusai mengalahkan Indonesia dan rasisme netizen Indonesia di media sosial FGF.

Pemeriksa Fakta: YH

Tag:

Baca Juga

RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol