Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota guna mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang Panjang di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (17/3/2026).
Menurut Mahyeldi, kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan sekaligus memastikan program strategis berjalan efektif.
“Sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama dan program pembangunan berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah ke depan.
Mahyeldi menilai, Padang Panjang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, terutama melalui sektor perdagangan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia optimistis perekonomian daerah pada 2026 akan tumbuh lebih baik, didorong oleh alokasi anggaran besar untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah.
“Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang mencapai triliunan rupiah akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Namun demikian, Mahyeldi mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tekanan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, diperlukan langkah adaptif dalam pengelolaan anggaran agar pembangunan tetap berlanjut.
“Kita harus responsif terhadap kondisi ini. Prioritaskan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap pembangunan di daerahnya.
Ia mengungkapkan, pemerintah kota tengah menjalankan sejumlah strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, di antaranya modernisasi pasar rakyat dan penguatan UMKM, pengembangan ekonomi digital, serta peningkatan sektor industri kreatif.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong revitalisasi pariwisata berbasis budaya dan religi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui revitalisasi Pasar Induk dan Pasar Sayur Bukit Surungan.
Di bidang sumber daya manusia, Pemkot Padang Panjang juga menggulirkan berbagai program pendidikan, seperti pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan calon ulama, serta program Satu Rumah Tangga Satu Hafiz.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang Panjang.






