Positif Covid-19 Sumbar Naik, Pemerintah Daerah Diminta Aktifkan Lagi Karantina

30 persen

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. (Foto: Dok. Kominfo/sumbarprov.go.id)

Langgam.id Kasus positif covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) kembali bertambah hari ini berdasarkan pemeriksaan di laboratorium.

Juru Bicara Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hari ini sebanyak  2.562 sample spesimen diperiksa di Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) dan Laboratorium Veterenir Baso Agam.

“Sementara dari pemeriksaan didapat 286 orang atau 11,16 persen terkonfirmasi terinfeksi covid-19 di Sumbar,” katanya, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Kota Padang Kembali Masuk Zona Oranye Covid-19

Dia mengatakan, bisa jadi peningkatan ini disebabkan karena gencarnya PCR test  swab di daerah-daerah. Kondisi ini dinilai bagus untuk pemutusan covid-19 Sumbar.

“Ini sebenarnya bagus, artinya tracking dan tracing kita berada di jalur yang benar. Semakin banyak yang ditemukan positif, semakin banyak yang diisolasi dan semakin cepat pemutusan mata rantai perkembangan covid-19,” katanya.

Ia berharap, dengan meningkatnya angka masyarakat yang terpapar covid-19, pemkab dan pemko di Sumbar dapat mengaktifkan lagi karantina di daerahnya masing-masing.

“Hal ini penting untuk menjaga segala kemungkinan penyebaran covid-19 di daerah tersebut,” ujarnya. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Salurkan Bantuan Rp6,7 Miliar, Ketua Peradi Ungkap Penanganan Bencana Sumatra Lebihi Bencana Nasional
Salurkan Bantuan Rp6,7 Miliar, Ketua Peradi Ungkap Penanganan Bencana Sumatra Lebihi Bencana Nasional
Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra
Satpol PP Sebut Pengamen Karim Diamankan Lantaran Ngamuk Bawa Sajam
ASN WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
ASN WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
Gubernur Sumbar Mahyeldi berkunjung ke redaksi Langgam.id, Selasa (31/3/2026)
Dari Mural Redaksi hingga Suguhan Destinasi Histori Sumbar
Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi
Istana Pastikan Harga BBM Belum Naik 1 April 2026