Polres Pesisir Selatan Tangkap 2 Tersangka Kasus Persekusi

Polres Pesisir Selatan Tangkap 2 Tersangka Kasus Persekusi

Ilustrasi - Kantor Polres Pesisir Selatan. (Foto: Polres Pesisir Selatan/ pesisirselatan.sumbar.polri.go.id)

Langgam.id – Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) menangkap dua tersangka kasus persekusi terhadap dua perempuan di Kafe Natasha, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel, Sumatra Barat (Sumbar). Saat ini Polres Pessel masi memburu satu orang lagi dari total tiga tersangka dalam kasus ini.

Situs resmi Polres Pesisir Selatan merilis, penangkapan dua orang tersangka ini didua lokasi berbeda. AKBP Novianto Taryono menyebut dua tersangka yang berhasil diringkus masing-masing berinisial AK (38) dan E (47).

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Novianto Taryono dalam keterangan tertulis bersama Kasubsi PID Aiptu Doni Santoso mengatakan, tersangka yang pertama diamankan adalah AK. “Dia diamankan pada hari ini pukul 05.28 WIB di Kampung Lakuak Desa, Dusun Pasar Gompong, Kecamatan Lengayang. Oleh tim gabungan dari Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sumbar bersama Satreskrim Polres Pesisir Selatan,” katanya, Kamis (20/4/2023).

Ia menyebut, AK ini sendiri berprofesi sebagai nelayan. Sementara, untuk tersangka lain inisial E menyerahkan diri pada Polres Pessel didampingi oleh keluarga yang bersangkutan.

“Tersangka kedua menyerahkan diri, saat ini mereka sedang dalam pemerinksaan lebih lanjut di Polres,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus persekusi yang terjadi di Pessel sendiri menjadi isu nasional. Banyak kalangan masyarakat yang mengecam aksi main hakim sendiri oleh sejumlah warga. Dari aksi ini, Polres Pessel menetapkan 3 tersangka dalam kasus persekusi terhadap 2 perempuan itu.

Selain itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang juga mengutuk aksi tersebut. Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan banyak warga yang merekam dengan video pada saat persekusi tersebut. Kejadian itu, menurutnya, terjadi selama lebih kurang 15 menit dan disaksikan 300 orang lebih.

Mengenai hukuman terhadap pelaku. Ia meminta Polisi menuntut pelaku dengan pasal di UU TPKS. (Afdal/SS)

Tag:

Baca Juga

Belum genap dua bulan pasca leganya Padang terlepas dari bottom ten score Indeks Kota Toleran se-Indonesia versi Setara Institute,
Dinamika Sumbar Di MTQ Nasional
Dari Biopori hingga Bayar PBB, Bank Sampah Pondok Permai Jadi Contoh Pengelolaan Lingkungan
Dari Biopori hingga Bayar PBB, Bank Sampah Pondok Permai Jadi Contoh Pengelolaan Lingkungan
Akademisi UNAND Nilai Inovasi Sepablock Semen Padang Kokoh, Presisi dan Praktis
Akademisi UNAND Nilai Inovasi Sepablock Semen Padang Kokoh, Presisi dan Praktis
PBSI Sumbar Matangkan Persiapan Bulutangkis Jelang Porprov 2026
PBSI Sumbar Matangkan Persiapan Bulutangkis Jelang Porprov 2026
Dosen UNP Bekali Warga Nagari Anduriang Hadapi Risiko Bencana
Dosen UNP Bekali Warga Nagari Anduriang Hadapi Risiko Bencana
Dinsos Solok Siapkan 3 Dapur Umum, 3.000 Porsi Makanan untuk Korban dan Relawan
Dinsos Solok Siapkan 3 Dapur Umum, 3.000 Porsi Makanan untuk Korban dan Relawan