Polisi Ralat Informasi, Korban Perampokan di Padang Meninggal 1 Orang

Polisi Ralat Informasi, Korban Perampokan di Padang Meninggal 1 Orang

Lokasi perampokan di Padang. [ist]

Langgam.id – Polisi meralat informasi terkiat korban perampokan di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Korban meninggal hanya satu orang. Sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Para korban merupakan satu keluarga. Menurut Kapolsek Kuranji, AKP Sutrisman, korban juga sempat disekap oleh pelaku perampokan.

“Meninggal hanya satu orang. Iya, mereka disekap,” kata Sutrisman dihubungi langgam.id, Minggu (24/10/2021).

Sutrisman menyebutkan, selain satu unit mobil, pelaku juga membawa kabur emas. Namun belum diketahui pasti total emas yang hilang. Pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kami masih gelar. Penyelidikan masih terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengakui kasus ini merupakan tindakan perampokan. Sejumlah keterangan dan mengumpulkan petunjuk di lokasi terus dilakukan.

“Jadi korban meninggal satu, satu orang lagi luka-luka. Ini kami masih terus melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Sebelumnya, polisi sempat menyebut korban meninggal dalam kejadian itu brejumlah dua orang. Keduanya ditemukan di dalam rumah.

“Aksi curas (pencurian dengan kekerasan). Dua orang ini meninggal dunia di dalam rumahnya di Kuranji,” Kapolsek Kuranji, AKP Sutrisman.

Baca Juga

Perwakilah kuasa hukum korban banjir Sumatra di PTUN Jakarta. (Foto LBH Padang)
Korban Banjir Sumbar hingga Aceh Gugat Negara, Tuntut Pemulihan dan Audit Lingkungan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim, Massa “Geruduk” Balai Kota Padang dan Bakar Ban
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Petani berajalan di antara lahan sawah yang masih tertimbun material sisa banjir bandang di Kabupaten Solok, Rabu (7/4/2026). Abdul Latif
Perbaikan Sawah Pascabencana Lambat: Ekonomi Petani Terhimpit, Musim Panen Terancam
Wakop di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar
Viral Warkop di Zona Terlarang Lembah Anai, Walhi Sumbar Sebut Pelanggaran
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana