Petani Ikan di Pasaman Butuh Tambahan Jaringan dan Akses Jalan

Petani Ikan di Pasaman Butuh Tambahan Jaringan dan Akses Jalan

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy meninjau potensi perikanan di Kecamatan Rao Selatan, Pasaman, Senin (17/10/2022). [Foto: Prokopim Sumbar]

Langgam.id – Petani ikan di Kabupaten Pasaman mengaku butuh tambahan jaringan pengairan dan akses jalan yang mengitari kawasan tambak. Pengakuan disampaikan pada Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat meninjau potensi perikanan di Kecamatan Rao Selatan, Pasaman, Senin (17/10/2022).

Salah anggota Kelompok Budidaya Saiyo Saolo Abdullah mengatakan, lahan tambak milik petani ikan perlu dibantu tambahan jaringan pengairan sepanjang 5 km. Kemudian, lanjutnya, akses jalan yang mengitari kawasan tambak.

“Selain itu kelompok budidaya juga mengeluhkan margin pakan. Lalu harga ikan per kilogram relatif tipis,” katanya.

Disampaikan petani, harga per kilogram ikan mas di tambak saat ini berkisar Rp22 ribu. Sementara untuk kebutuhan pakan, pihaknya mengeluarkan Rp13.500 per kilogram.

“Kendala kita di sini butuh menambah jaringan saluran air, karena tambak disini memanfaatkan air dari gunung,” tuturnya.

Menyikapi keluhan pakan, kata Audy Joinaldy, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengucurkan Rp12,1 miliar untuk membangun pabrik pakan ikan di Rao Selatan. Pembangunan sudah dimulai sejak Juli lalu.

Progressnya hingga saat ini telah mencapai 78 persen. Diperkirakan rampung pada Desember 2022 nanti.

“Pembangunan pabrik ini diharapkan mampu menutupi seluruh kebutuhan pakan ikan di Kabupaten Pasaman. Memang, kebutuhan pakan di sini sangat tinggi,” kata Audy.

Disampaikan Wagub, Pasaman penghasil 58 ribu ton ikan per tahun. Luas kolam perikanan di sana sekitar 4.494 Ha.

Dengan luas itu, kebutuhan pakan per tahun mencapai 42 ribu ton. Pasaman saat ini baru mampu memproduksi tiga ribu ton pakan per tahun. Jadi, salah satu upaya memenuhi kebutuhan pakan dengan membangun pabrik pakan.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Minta Usaha Tambak Udang Diiringi Kepedulian Lingkungan

Terkait irigasi, Wakil Bupati Pasaman Sabar AS mengaku sebagian dari kebutuhan saluran irigasi sudah dibangun. Memang, belum sepenuhnya tuntas.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tag:

Baca Juga

Eksekusi pengosongan lahan untuk pembangunan flyover Sitinjau Lauik masih menyisakan polemik. (Dok. Langgam.id / Irwanda S)
Polemik Eksekusi Lahan Flyover Sitinjau Lauik, Kuasa Hukum Kaum Suku Jambak Sebut Potensi Cacat Hukum
Akselerasi Digital, 500 Kepala Sekolah di Padang Dibekali Literasi Kecerdasan Buatan
Akselerasi Digital, 500 Kepala Sekolah di Padang Dibekali Literasi Kecerdasan Buatan
SPH Terapkan Bedah Minimal Invasif, Pasien Bisa Pulang Lebih Cepat
SPH Terapkan Bedah Minimal Invasif, Pasien Bisa Pulang Lebih Cepat
Bank Nagari Perkuat Layanan Haji, Lepas 1.119 Calon Jemaah Tahun 2026
Bank Nagari Perkuat Layanan Haji, Lepas 1.119 Calon Jemaah Tahun 2026
Mantan Anggota DPR RI, Arteria Dahlan. (Dok. Istimewa)
Profil Arteria Dahlan yang Viral Berfoto di Sitinjau Lauik, Pernah Memaki Kemenag dan Sebut Emil Salim Sesat
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik