Pesantren Ramadan di Padang Direncanakan Pakai Aplikasi Zoom

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa. (Foto: Irwanda), penghasilan tambahan asn, ekonomi bangkit

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang berencana kembali mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan bagi murid SD dan SMP di bulan suci tahun ini. Pelaksanaannya dilakukan menggunakan aplikasi zoom mengingat masih kondisi pandemi covid-19.

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, saat ini rencana tersebut masih dibahas bersama Dinas Pendidikan dan Bagian Kesejateraan Rakyat (Kesra). Dari pembahasan tersebut diusulkan kegiatan dilakukan lewat aplikasi zoom meeting.

“Karena kita tidak ingin juga gegabah, karena kita kan juga masih mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka,” katanya di Kantor DPRD Padang, Senin (15/3/2021).

Menurutnya, memang sejak diterapkan pembelajaran tatap muka pada  Januari lalu, tidak ada masalah sampai sekarang. “Alhamdulillah masih landai sampai sekarang, tetapi kita tidak ingin terlalu gegabah melaksanakan pesantren Ramadan dengan tatap muka, ini masih perlu evaluasi bersama,” katanya.

Menurutnya, sekarang kondisi pandemi covid-19 di Kota Padang sudah melandai, sehingga dia yakin masyarakat tidak takut lagi melaksanakan kegiatan di masjid. Pihaknya juga ingin melakukan safari Ramadan nantinya untuk mengecek pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 di masjid.

“Kita ingin meninjau kegiatan di masjid bagaimana, masih pakai protokol kesehatan atau tidak. Kalau dibiarkan saja kan sulit juga nanti, kita khawatir tidak teredam nanti jika ada peningkatan covid-19,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun ini tidak ada lagi pelarangan ke masjid seperti 2020 lalu. Pelarangan waktu itu disebabkan ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sementara sekarang tidak ada lagi. Hanya saja masyarakat diminta untuk melaksanakan protokol covid-19.

“Sekarang kita tidak ada lagi PSBB, cuma kita ingatkan waktu shalat pakai lah masker, jaga jaraknya seperti biasa, Insya Allah tidak ada masalah,” katanya. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas