Permasalahan Sampah Kian Meresahkan, Pj Wako Payakumbuh Rapat Mendadak Bersama OPD

InfoLanggam – Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman menggelar rapat mendadak di TPA Regional bersama OPD membahas permasalahan sampah yang kian meresahkan di kota tersebut.

Sebelumnya, mulai pagi, Jasman melakukan swiping ke tempat-tempat pembuangan sampah ilegal yang tersebar di beberapa titik Kota Payakumbuh.

Mendapatkan kondisi yang semakin tidak kondusif tersebut, Jasman langsung memerintahkan Sekda Rida Ananda untuk mengumpulkan Asisten, semua OPD terkait, Camat dan Lurah se-Kota Payakumbuh.

Selain itu, Pemko Payakumbuh juga mengundang jajaran TNI dan Polri serta DPRD Kota Payakumbuh untuk mencari jalan keluar yang sangat darurat.

“Setelah saya cek ke lapangan di beberapa titik, maka saya langsung minta pak Sekda untuk mengumpulkan seluruh OPD terkait, Camat, Lurah dan mengundang khusus DPRD Kota Payakumbuh, khususnya Komisi C untuk rapat. Ini harus segera kita tindak lanjuti bersama karena banyaknya tempat pembuangan sampah ilegal di Kota Payakumbuh,” ujar Jasman.

Dalam rapat mendadak di lokasi TPA Regional tersebut, Jasman menginstruksikan beberapa hal. Antara lain, hari ini semua sampah di Kota Payakumbuh harus diambil dan Kota Payakumbuh harus bersih dari sampah yang menumpuk.

“Saya minta kepada Dinas LH, agar hari ini bagaimanapun caranya, semua sampah harus diangkut dan Payakumbuh harus bersih. Kebetulan hari ini semua truk ada di Payakumbuh karena jadwal pembuangan sampah ke Kota Padang hari Minggu tidak ada,” beber Jasman.

“Saya minta kepada seluruh OPD terkait, Camat dan Lurah di bawah koordinasi Pol PP agar melaksanakan piket di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi pembuangan sampah sembarangan. Terutama menindak dan menghalangi sampah impor dari daerah tetangga yang sangat mengganggu,” tegas Jasman.

Ia juga berharap agar masyarakat jangan buang sampah sembarangan. “Tak bosan kami meminta kerjasama dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dan kami juga minta tolong kalau ada yang buang sampah sembarangan segera laporkan nanti akan kita tindak,” tuturnya.

Jasman juga memerintahkan kepada Kasatpol PP Kota Payakumbuh untuk menugaskan timnya mengamankan dan mengawasi seluruh aktifitas di titik kritis yang berpotensi timbulnya tempat sampah baru atau pun yang sudah ada.

“Razia terus tempat-tempat krusial ini. Nanti kami juga akan minta bantuan dan berkoordinasi dengan Forkopimda, bagaimana tindak pidana ringan (Tipiring) ini bisa diberlakukan dan memberi efek jera kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan ini,” ucapnya.

Jasman menyebut, untuk solusi sementara, Pemko Payakumbuh akan membangun transfer DEPO sampah sementara di dekat breeding farm yang berlokasi di dekat TPA regional Payakumbuh.

“Saat ini kita sedang proses pemindahan aset dari Dinas Pertanian ke Dinas Lingkungan Hidup. Mudah-mudah ini cepat kelar,” ujarnya.

“Dan permasalahan sampah di Payakumbuh segera terselesaikan, tujuan kita tak lain agar Payakumbuh bersih sebersih bersihnya,” tutupnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh Ahmad Zifal mengucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh atas upaya yang telah dilakukan selama ini dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pj Walikota atas upaya yang dilakukannya bersama seluruh jajarannya. Salah satunya memindahkan tumpukan sampah ke transfer DEPO sementara di sekitar breeding Farm ini menjelang dipindahkan ke TPA Regional tanggal 20 Maret nanti,” ucapnya.

“Harapan kami dengan kolaborasi kita bersama segala permasalah ini akan segera bisa teratasi dan Payakumbuh kembali bersih sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Sebagai informasi, disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Desmon Korina, dalam satu hari, sampah Kota Payakumbuh yang dibuang ke TPA Aia Dingin Padang itu sebanyak 15 mobil atau 60 ton. Sedangkan jumlah sampah Kota Payakumbuh per harinya berkisar 80-85 ton, sehingga sisa yang tidak terangkut ini menjadi sampah yang menumpuk.

“Untuk sampah rumah tangga kita saat ini sudah berkurang, namun yang banyak itu sampah dari pelaku UMKM kita dan juga sampah dari daerah tetangga. Kami minta tolong jadi perhatian kita bersama. Sebaiknya UMKM kita telah bisa memilah sampah dengan baik sehingga mengurangi produksi sampah di Kota Payakumbuh,” ucapnya. (*)

Baca Juga

Pemko Payakumbuh Bersama Ninik Mamak Tandatangani Perjanjian Pembangunan Kembali Pasar Blok Barat
Pemko Payakumbuh Bersama Ninik Mamak Tandatangani Perjanjian Pembangunan Kembali Pasar Blok Barat
Sebanyak 238 anak usia dini dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Lintasan Biru Pushbike Competition di GOR Kubu Gadang
238 Anak Usia Dini Ikuti Pushbike Competition Berskala Nasional di Payakumbuh
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wawako Elzadaswarman dan Sekda Rida Ananda meninjau lokasi pasar penampungan Kota
Pastikan Proses Adaptasi Pedagang Berjalan Baik, Wako Payakumbuh Tinjau Pasar Penampungan
Pemko Payakumbuh bersama berbagai elemen masyarakat melepas keberangkatan bantuan kemanusiaan berupa satu ton rendang untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir
Payakumbuh Kirim 1 Ton Rendang dan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang
Pemko Lakukan Pencabutan Lot Kios bagi Korban Kebakaran Pasar Pusat Payakumbuh
Pemko Lakukan Pencabutan Lot Kios bagi Korban Kebakaran Pasar Pusat Payakumbuh
Wako Payakumbuh Pastikan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Berlangsung Objektif dan Transparan
Wako Payakumbuh Pastikan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Berlangsung Objektif dan Transparan