Perang Melawan Judol, Prabowo Minta Jajaran Kabinet Bentuk Peraturan Pemerintah

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa pemerintah perang serius terhadap judi online (judol). Bahkan, Presiden

Presiden Prabowo Subianto. [foto: PCO]

Langgam.id - Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa pemerintah perang serius terhadap judi online (judol). Bahkan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan untuk membuka kerjasama dengan berbagai negara, mengingat sejumlah situs judol terindikasi dioperasikan oleh admin dari luar negeri.

“Perang yang serius dari pemerintah terhadap judi online, termasuk kerjasama dengan berbagai negara untuk mengatasi ini. Jadi, tidak cuma di Indonesia saja, tapi juga ada kerjasama dengan berbagai negara untuk operator yang kebanyakan kan di luar negeri,” ujar Hasan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2025).

Ia mengatakan bahwa Perintah Presiden adalah untuk mendalami kerja sama lintas negara dalam memberantas judol. Kepala Negara mengingatkan visinya, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, dimana dalam misi yang ketujuh dari Asta Cita menyebutkan memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi dan penyelundupan.

Terkait bisnis illegal ini, banyak didapati indikasi WNI yang bekerja menjadi admin judol di Tiongkok, Kamboja, dan Vietnam. Mereka berangkat dan bekerja secara illegal menggunakan visa wisata.

“Penting itu untuk didalami soal kerja sama itu tadi. Itu perintahnya Presiden tadi soal itu,” ucap Kepala PCO ini.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membenarkan tekad Presiden melawan judol. Jajaran kabinet diminta untuk membentuk Peraturan Pemerintah atau PP terkait pemberantasan judol ini.

"Presiden kembali membahas tentang perkembangan penanganan judol dan salah satu langkah yang akan diambil dalam waktu dekat adalah mengeluarkan aturan, kemungkinan bentuknya PP," beber Meutya.

Keberadaan PP itu, kata Meutya, dibutuhkan untuk mengatur lebih tegas mengenai upaya pemerintah memberantas segala praktik judol hingga akarnya, termasuk mengejar sampai ke negara-negara tetangga yang terindikasi menjadi sarang admin judol.

Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sepanjang semester I Tahun 2024, nilai transaksi judol di Indonesia mencapai Rp100 triliun. Sedangkan pada laporan terakhir Januari-Juli 2024 mencapai Rp174,5 triliun dengan 117 juta transaksi.

"Fakta yang memprihatinkan, terdapat penjudi online di Indonesia yang masih berusia anak-anak hingga remaja. PPATK mengungkapkan sebanyak 197 ribu anak dan remaja terlibat dalam judi online. Total nilai transaksi judi online yang melibatkan mereka mencapai Rp293,4 miliar," ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Negara mengungkapkan kemarahannya. Presiden Prabowo melihat kasus judol adalah salah satu tantangan berat pemerintah Indonesia, di samping obat terlarang, penyelundupan, dan korupsi. Mengatasinya butuh dukungan penuh dari para penegak hukum.

Perintah Presiden kepada Jaksa Agung, Kapolri, BPKP, hingga BIN untuk bersama-sama menghadapi ancaman judi online, narkoba, penyelundupan, penyelewengan dan korupsi. (*)

Baca Juga

Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi telah mengesahkan peraturan pemerintah yang mengatur tentang perlindungan anak dalam ranah dunia
Siapkan Masa Depan Lebih Baik, Prabowo Sahkan Aturan Perlindungan Anak di Medsos
Presiden Prabowo Lantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Presiden Prabowo Lantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Presiden Prabowo Subianto memastikan kondisi ketahanan pangan nasional tetap aman dan stabilitas harga bahan pokok terus dipantau secara
Presiden Prabowo Pastikan Pangan Aman Jelang Idul Fitri
Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Mau Genjot Hilirisasi Ciptakan Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi
Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Mau Genjot Hilirisasi Ciptakan Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi
Potensi Devisa Rp31 Triliun, Prabowo Setujui Penempatan Kembali PMI ke Arab Saudi
Potensi Devisa Rp31 Triliun, Prabowo Setujui Penempatan Kembali PMI ke Arab Saudi
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi Indonesia cerah karena pemerintah akan mengelola negara dengan baik
Prabowo Tegaskan Kondisi Indonesia Cerah dan Akan Dikelola dengan Baik