Penjelasan Wagub Soal Atlet PON Sumbar Dikawal Brimob di Papua

Langgam.id-atlet PON Sumbar

Wagub Audy Joinaldy melepas atlet dayung Sumbar yang akan mengikuti PON XX di Papua. [foto: IG Audy Joinaldy]

Langgam.id – Bupati Jayapura, Provinsi Papua sekaligus Ketua Sub PB PON XX Papua Mathius Awoitauw mengkritik kebijakan tim PON asal Sumatra Barat (Sumbar) yang dikawal personel Brimob. Pengawalan saat menghadiri PON XX di Papua dinilai sangat  berlebihan.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menjelaskan, bahwa pengamanan oleh personel Brimo Polda Sumbar dilakukan atas perintah lewat surat oleh Kapolri dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Seluruh kontingen itu diwajibkan membawa pengamanan dari provinsi masing-masing. Aceh gitu juga, jadi semua provinsi itu,” katanya di Padang, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Ikut PON XX Papua, Atlet Sumbar Dikawal Brimob

Ia menjelaskan, dalam surat yang dikirim oleh Kapolri ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berisi imbauan dan diminta agar mengadakan pengamanan bagi kontingen PON masing-masing provinsi. Surat diberikan kepada KONI masing-masing.

“Jadi ini seluruh Polda, Aceh dan Jawa Timur dan Jawa Barat juga sudah mulai mengirim. Jadi bukan cuma Sumbar saja,” katanya.

Meski ada protes dari pemerintah setempat, Audy mengatakan tidak akan ada perubahan terhadap kebijakan itu. Kemudian, tidak akan ada penarikan pasukan pengamanan. Semua dilakukan sudah sesuai arahan dari pusat.

Diketahui sejumlah atlet asal Sumbar mulai diberangkatkan ke Papua untuk mengikuti PON XX. Mereka mendapat pengawalan dari Brimob Polda Sumbar selama mengikuti ajang itu.

Brimob Sumbar akan membantu pengamanan kontingen Sumbar di Papua dengan mengirimkan satu SSK guna mengantisipasi segala kemungkinan.

Baca Juga

4 Atlet Sumbar Bela Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Jepang
4 Atlet Sumbar Bela Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Jepang
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Kabut Asap Kian Berbahaya, Disdik Sumbar Belum Terapkan PJJ
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum Lapor Itwasum Polri
Dokter Spesialis Paru Subspesialis Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan Konsultan, Dr. dr. Roni Permana, SpP. Subsp.PKL (K) FISR. (Dok. Istimewa)
Dokter Paru Sebut Kabut Asap Sumbar Mengandung PM2,5 hingga Karbon Monoksida, Bisa Masuk ke Aliran Darah!
Ilustrasi - angin kencang. (Foto: MarcNoel/pixabay.com)
Sejumlah Wilayah Sumbar Berpotensi Dilanda Angin Kencang, Mentawai Paling Kuat
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang