Pencarian 1 Pelajar Lagi yang Hanyut di Padang Masih Dilakukan Tim Gabungan

Dua warga terseret arus Batang Sungai Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (8/5/2024) sekitar pukul

Ilustrasi. [Pixabay.com]

Langgam.id – Operasi pencarian terhadap Iksan Maulana (16), pelajar terakhir yang hanyut terus dilakukan tim gabungan di area Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (14/6/2022).

Hingga pukul 11.00 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Padang beserta unsur gabungan memfokuskan di beberapa titik untuk penyisiran pencarian korban.

“Kami dengan unsur gabungan memfokuskan pencarian di beberapa titik di sekitar lokasi kejadian. Dibagi menjadi tiga sektor di lokasi kejadian sekitar 1,2 kilometer,” kata Kepala Seksi Basarnas Padang, Octavianto.

Octa menyebutkan, tim gabungan dalam operasi SAR juga fokus bagian tepi sungai dan bebatuan. Pihaknya menduga dan khawatir korban telah jauh dibawa arus.

“Dikhawatirkan pergeseran korban cukup jauh lantaran batu licin. Mudah-mudahan hari ini ada hasil dalam pencarian,” jelasnya.

Seperti diketahui, Iksan Maulana satu dari tiga korban pelajar yang hanyut di aliran Sungai Bangek pada Sabtu (11/6/2022). Dua korban lainnya yakni Sayida Tulfa (16) dan Sintia loka (16) telah lebih dulu ditemukan dua hari lalu.

Baca Juga: Pelajar Korban Kedua yang Hanyut di Padang Ditemukan, Tersangkut di Batu dan Pohon

Kedua korban ditemukan tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan.

Dapatkan update berita Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka