Pemprov Bakal Bangun Jalan Penghubung Akabiluru-Tilatang Kamang

Pemprov Bakal Bangun Jalan Penghubung Akabiluru-Tilatang Kamang

Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau lokasi jalan Akabiluru - Tilatang Kamang. (Foto: Adp Sumbar)

Langgam.id — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat bakal segera merealisasikan pembangunan jalan penghubung Kabupaten Agam-Kabupaten Limapuluh Kota, tepatnya dari Tilatang Kamang ke Akabiluru.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau lokasi rencana pembangunan jalan penghubung wilayah Akabiluru di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan Tilatang Kamang di Kabupaten Agam.

Pembukaan akses jalan ini diyakini berdampak positif bagi sektor ekonomi dan pendidikan masyarakat di kedua wilayah.

“Panjang jalan ini nantinya sekitar 7 kilometer. Tentu ini akan berdampak positif di banyak lini, terutama sekali bagi ekonomi masyarakat. Seperti di Akabiluru ini, aktivitas ekonominya sangat bagus, ada perternakan, perkebunan, bahkan budidaya madu galo-galo juga berkembang di sini,” katanya, dikutip, Kamis (21/9/2023).

Selain itu, kata Gubernur, pembukaan jalan ini juga akan menghubungkan dua Sekolah Menegah Kejuruan yang berada di masing-masing wilayah, yaitu SMK IT di Kamang dan SMK Kesehatan Negeri Akabiluru. Sehingga, terbuka peluang bagi anak-anak Kamang dan sekitarnya untuk bersekolah di SMK Kesehatan Negeri Akabiluru, begitu pun sebaliknya bagi anak-anak Akabiluru untuk bersekolah di SMK IT Kamang.

“Karena banyak manfaatnya bagi masyarakat, tentu kita akan upayakan sesegera mungkin merealisasikan jalan penghubung Akabiluru-Kamang ini. Kita sudah bawa dinas terkait untuk memulai kajian atas rencana ini. Di samping itu, tentu kita berharap agar masyarakat mendukung penuh rencana pembangunan jalan ini. Terutama sekali terkait lahan yang akan dilalui nantinya oleh jalan ini,” ucap Gubernur lagi.

Selain rencana pembangunan jalan, Gubernur Mahyeldi juga meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan di Sungai Batang Lamposi, yang menghubungkan Nagari Sungai Balantiak dengan Nagari Sariak Laweh yang merupakan lokasi berdirinya SMK Kesehatan Negeri Akabiluru. Jembatan ini penting dibangun untuk memangkas rute tempuh antar kedua nagari, serta lebih memudahkan siswa untuk menuju ke SMK Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Nagari Sungai Balantiak, Dedi Henidal, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Sumbar, yang telah meninjau lokasi rencana pembangunan jalan serta jembatan di nagari tersebut. Ia meyakini, taraf kehidupan warga Akabiluru, khususnya warga Sungai Balantiak, akan meningkat dengan hadirnya dua sarana publik tersebut.

“Harapan kami warga Sungai Balantiak, tertumpang kepada Bapak Gubernur, agar jalan dan jembatan ini segera terealisasi. Kami warga Sungai Balantiak siap untuk menerima arahan agar pembangunannya nanti berjalan lancar, sehingga manfaatnya lekas juga dirasakan oleh masyarakat. Sebab, kalau pembangunan ini tidak ada, maka kehidupan warga di sini rasanya akan begitu-begitu saja,” ucap Dedi.

Selain itu, Dedi juga menyampaikan, besar harapan warga agar normalisasi Batang Lamposi di kawasan tersebut juga dilakukan. Sebab berkaca pada pengalaman sebelumnya, naiknya air Batang Lamposi telah menyebabkan kerugian pada area pertanian, perkebunan, dan perternakan warga. Bahkan sampai memutus jembatan lama yang dulu menghubungkan Sungai Balantiak dengan Sariak Laweh.

Turut serta dalam peninjauan tersebut, Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar Mursalim, Kabid Bina Marga Dinas BMCKTR Sumbar Adratus Setiawan, perwakilan Dinas Kehutanan Sumbar, Camat Akabiluru, pewakilan OPD terkait Kabupaten Lima Puluh Kota, dan para Tokoh Masyarakat Nagari Sungai Balantiak. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Hidup, Pemko Padang Gandeng Kecamatan hingga Kader Posyandu
Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Hidup, Pemko Padang Gandeng Kecamatan hingga Kader Posyandu
Meski sempat diguyur hujan beberapa hari yang lalu, namun saat ini kondisi Kota Padang kembali diselimuti kabut tebal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebu
Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Daerah di Dharmasraya
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Hotspot di Dharmasraya Terpantau Nihil, Kabut Asap Diduga Kiriman dari Daerah Lain
Pemko Padang Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Warga Lewat P5HAM
Pemko Padang Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Warga Lewat P5HAM
5 Tuntutan LBH Padang ke Polda Sumbar, dari UU TPKS hingga Perlindungan Korban
5 Tuntutan LBH Padang ke Polda Sumbar, dari UU TPKS hingga Perlindungan Korban
ICDM 2026 UNAND: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Mitigasi Bencana
ICDM 2026 UNAND: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Mitigasi Bencana