Pemko Padang Siapkan Grand Design Tata Kelola Kota untuk Atasi Banjir

Akibat banjir yang terjadi sejak Kamis (7/3/2024) lalu, lebih dari 8 ribu warga Kota Padang terdampak bencana tersebut. Genangan masih

Sejumlah rumah warga terendam banjir di Padang. [foto: BPBD Padang]

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang akan segera merilis grand design (rancangan besar) tata kelola kota untuk mengatasi persoalan banjir yang sering melanda.

Wali Kota Padang, Hendri Septa menjelaskan bahwa infrastruktur penanganan banjir di Kota Padang yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung debit air hujan yang semakin deras. Infrastruktur yang dulunya hanya menampung puluhan rumah, kini harus menampung ratusan bahkan ribuan rumah.

“Kapasitas infrastruktur yang ada sudah tidak mencukupi. Kita perlu perbaiki dan bangun infrastruktur baru yang lebih memadai,” tegas Hendri Septa, dilansir dari InfoPublik Padang, Rabu (3/4/2024).

Grand design tata kota baru diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi banjir di Padang. Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga terus mengedukasi masyarakat untuk bertanggung jawab dalam mengelola sampah. Masyarakat diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Sampah yang dibuang sembarangan dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir,” ujar Hendri Septa.

Pemerintah Kota Padang telah meluncurkan Program Padang Pagoro, program bersih-bersih lingkungan yang dilakukan setiap minggu. Hendri Septa mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program ini untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Banjir dapat membawa dampak negatif yang besar bagi masyarakat, seperti kerusakan rumah, kerugian ekonomi, dan gangguan kesehatan. Dengan upaya-upaya yang dilakukan, diharapkan banjir di Kota Padang dapat dihindari dan masyarakat dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

DPR RI Bedah RUU Masyarakat Adat di Sumbar, Gubernur dan Wagub hingga Penegak Hukum Absen
DPR RI Bedah RUU Masyarakat Adat di Sumbar, Gubernur dan Wagub hingga Penegak Hukum Absen
Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
logo semen padang fc
Semen Padang FC Akui Gaji Pemain Telat Dibayar, Manajemen Buka Proses Negosiasi
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta