Pemko Padang Gelar Musrenbang RKPD 2026, Wako Fadly: Fokus Tingkatkan Daya Tarik Destinasi Utama

Pemko Padang Gelar Musrenbang RKPD 2026, Wako Fadly: Fokus Tingkatkan Daya Tarik Destinasi Utama

Musrenbang Kota Padang. (Foto: Prokopim)

Langgam.id – Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Padang tahun 2026, yang dilangsungkan di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/3/2025).

Musrenbang RKPD ini merupakan kelanjutan dari rangkaian tahapan perencanaan pembangunan daerah yang berlangsung sebelum penyusunan rancangan akhir RKPD.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa tahun 2026 merupakan tahun yang krusial karena adalah tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang periode 2025-2029.

“Selamat melaksanakan Musrenbang RKPD. Kami berharap agar semua pihak dan pemangku kepentingan dapat bersinergi dan berkolaborasi demi mewujudkan visi Kota Padang sebagai smart city (kota pintar) dan kota sehat, berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya menuju kota yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya yang diamini Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan bahwa prioritas pembangunan di tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan daya tarik Kota Padang sebagai destinasi wisata utama, peningkatan produktivitas industri kreatif, serta penguatan koperasi dan UMKM untuk mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Kota Padang.

“Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kami memiliki sembilan program unggulan (progul) yang meliputi Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas, dan Jelajah Padang. Terdapat 40 aktivasi yang dirancang untuk merealisasikan progul tersebut. Semuanya demi kejayaan bagi Kota Padang,” tambah orang nomor satu di Kota Padang ini.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengharapkan Musrenbang RKPD ini bisa menghasilkan usulan rancangan pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi dan misi Wali Kota serta progul yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Padang, Yenni Yuliza mengungkapkan bahwa tema RKPD Kota Padang untuk tahun 2026 adalah “Penguatan Pondasi Transformasi Ekonomi dan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Inklusif, dan Berkelanjutan.”

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum Musrenbang RKPD ini dilaksanakan, telah diadakan rembug warga di tingkat RW, Musrenbang kelurahan, Musrenbang kecamatan, serta forum komunikasi organisasi perangkat daerah.

Dalam kegiatan Musrenbang RKPD 2026 ini, turut hadir Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye dan Jupri beserta Ketua Komisi III Helmi Moesim dan Ketua Komisi II Rachmad Wijaya, serta Sekdako Andree Algamar bersama para Asisten dan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemko Padang.

Sebagai narasumber, pakar ilmu politik pemerintahan Universitas Andalas, Prof. Asrinaldi, tokoh pendidikan Sumatera Barat Prof. Ganefri dan Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi. (*/fs)

Tag:

Baca Juga

Besok Pemprov Sumbar Gelar Salat Id di Halaman Kantor Gubernur, Sekda Jadi Khatib
Besok Pemprov Sumbar Gelar Salat Id di Halaman Kantor Gubernur, Sekda Jadi Khatib
Satpol PP kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di depan Lapau Panjang Cimpago (LPC) Pantai Padang, Sabtu
Jaga Keamanan Pantai Padang, Satpol PP Tempatkan Personel di 4 Titik Strategis
Momen Idul Fitri, Sekum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama Ajak Perkuat Kebersamaan
Momen Idul Fitri, Sekum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama Ajak Perkuat Kebersamaan
Presiden Prabowo Subianto akan berpidato di Sidang Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat pada Selasa 23 September. Kehadiran Prabowo
Tegaskan Komitmen Bela Palestina, Presiden Prabowo Pastikan Pasukan Perdamaian Tak Bakal Lucuti Senjata Hamas
Ratusan Warga Mentawai Ikuti Mudik Gratis Bersama PT Semen Padang
Ratusan Warga Mentawai Ikuti Mudik Gratis Bersama PT Semen Padang
Puluhan ribu jamaah dari berbagai penjuru memadati halaman Balai Kota Payakumbuh untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah, Senin.
Wakil Ketua MUI Sebut Memutuskan Hari Raya Berbeda dengan Pemerintah Haram Hukumnya