Langgam.id- Pemprov Sumbar menyampaikan permintaan maaf atas batalnya pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar pada Jumat (13/3/2026). Pemprov Sumbar memastikan pelantikan bakal digelar Senin (16/3/2026).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Sumbar Rudy Rinaldy. Ia minta maaf maaf atas ketidaknyamanan terkait penjadwalan pelantikan anggota KPI Sumbar.
Ia mengaku, adanya kekeliruan dalam koordinasi internal yang menyebabkan undangan digital tersebar sebelum agenda pimpinan dipastikan.
“Kami mengakui adanya kelalaian dalam koordinasi internal staf kami. Saya selaku kepala dinas mohon maaf kepada seluruh calon anggota KPID dan keluarga. Namun kami memastikan seluruh kendala administrasi telah diselesaikan dan pelantikan siap dilaksanakan pada Senin mendatang,” katanya.
Kata Rudy, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Diskominfotik Sumbar untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan profesionalitas pelayanan administrasi ke depan.
Rudy mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi terkait penjadwalan ulang tersebut. Gubernur menyetujui jadwal pelantikan dan berkomitmen untuk hadir memimpin prosesi tersebut.
“Beliau telah menyetujui dan menjadwalkan langsung pelantikan komisioner KPID pada Senin pagi 16 Maret 2026,” ujar Rudy Jumat (13/3/2026).
Salah seorang anggota KPID Sumbar terpilih, Yusrin Trinanda mengatakan para calon komisioner memahami situasi yang terjadi dan tetap menunggu jadwal resmi pelantikan berikutnya.
“Kami hadir berdasarkan undangan digital yang diterima. Namun kami memahami dinamika yang terjadi dan tetap menunggu jadwal resmi pelantikan. Kami berharap setelah dilantik nanti, kami dapat segera menjalankan tugas pengawasan penyiaran sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran,” ujar Yusrin.
Diskominfotik Sumbar kini tengah mematangkan seluruh persiapan teknis untuk memastikan pelantikan anggota KPID Sumbar pada 16 Maret mendatang dapat berjalan lancar, tertib, dan khidmat.






