Pasca Pandemi, Gubernur Mahyeldi Yakin Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat

Pemko Padang telah menyiapkan iven khusus di Hari Jadi Kota (HJK) Kota Padang ke-356 yang jatuh pada 7 Agustus nanti. Selama tujuh hari,

Objek wisata Pantai Padang [Instagram]

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi yakin sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir.

Untuk itu, ia meminta semua potensi wisata yang ada di nagari untuk lebih ditingkatkat agar membantu menopang perekonomian masyarakat.

“Semua potensi yang ada di Nagari harus digali secara maksimal untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk potensi wisata,” kata Mahyeldi dalam keterangannya, dikutip Senin (6/9/2021).

Dia memprediksi sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir.

“Nanti wisatanya akan mengarah pada wisata keluarga. Karena itu potensi wisata yang ada di daerah atau nagari harus mulai di benahi sejak sekarang,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan pengelolaan wisata di Nagari tidak hanya persoalan destinasi tetapi juga keramahan dan penerimaan masyarakat terhadap wisatawan.

Baca juga: Fraksi PKS DPRD Sumbar Tidak Akan Ikut Ajukan Hak Angket ke Gubernur

Masyarakat yang ramah dan memberikan pelayanan yang baik serta tidak ada pungli akan menjadi salah satu keunggulan yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Dikatakannya, di nagari itu banyak rumah yang kosong tanpa penghuni karena ditinggal merantau pemiliknya. “Jika dikelola dengan baik, itu juga bisa menjadi keunggulan dengan menyediakan homestay,” tuturnya.

Salah seorang Tim geopark Ranah Minang, Ambodal mengatakan topografi Sumbar yang berbukit-bukit dan berlembah serta banyak dialiri sungai sangat potensial untuk di manfaatkan sebagai wisata arung jeram seperti di Padang Tarok, Agam.

Ia berpesan agar masyarakat menjaga keaslian alam dalam pengelolaan wisata arung jeram tersebut sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

Salah satu kendala dalam wisata sungai di Sumbar menurutnya adalah kebersihan karena banyak ditemui sampah plastik yang dihanyutkan aliran sungai.

“Ini harus benar-benar menjadi perhatian agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan saat berarung jeram,” katanya.

Wali Nagari Padang Tarok mengatakan pengelolaan wisata arung jeram di daerah itu dilakukan oleh Pokdarwis Salingka Alam. Meski baru bergerak namun dengan dukungan semua pihak dan konsep dari penasehat yang merupakan lulusan dari luar negeri diyakini wisata arum jeram itu akan semakin maju.

“Kami butuh dukungan terutama untuk sarana prasarana yang saat ini masih meminjam,” ujarnya

Baca Juga

Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Sumbar Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Sumbar Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Awali 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kinerja ASN Sumbar Harus Berdampak
Awali 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kinerja ASN Sumbar Harus Berdampak
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND
Warga Malalo Minta Gubernur Sumbar Datangkan Dump Truck Angkut Material Sisa Banjir
Warga Malalo Minta Gubernur Sumbar Datangkan Dump Truck Angkut Material Sisa Banjir
Pastikan Pemulihan Pascabencana Sesuai Prosedur Keuangan, Gubernur Sumbar Koordinasi dengan BPK
Pastikan Pemulihan Pascabencana Sesuai Prosedur Keuangan, Gubernur Sumbar Koordinasi dengan BPK
Gubernur Puji Kinerja Kepolisian, Keamanan dan Ketertiban Terjaga Sepanjang 2025
Gubernur Puji Kinerja Kepolisian, Keamanan dan Ketertiban Terjaga Sepanjang 2025