Pariwisata Dibuka Saat Larangan Mudik, Pemprov Sumbar Tunggu Arahan Pusat

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi telah menyiapkan 14 titik parkir resmi selama libur Idul Fitri 1445 Hijriyah atau 2024. Belasan titik

Kawasan Jam Gadang merupakan salah satu tempat yang akan dikunjungi masyarakat saat menikmati libur lebaran di Kota Bukittinggi. (Foto: Dok.Istimewa)

Langgam.id Pemerintah pusat lewat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan adanya kebijakan larangan mudik selama sebulan. Kebijakan yang berlangsung 22 April-24 Mei itu dilakukan demi menghindari lonjakan kasus positif covid-19.

Meski melarang mudik, namun pemerintah berencana tetap membuka sejumlah tempat wisata di berbagai daerah. Pemprov Sumbar masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait dibukanya wisata saat larangan mudik tersebut.

“Nanti soal pariwisata kita juga masih menunggu dari pemerintah pusat, tadi dari Pak Menparekraf mengatakan masih menunggu keputusan akhir, mereka pasti ada rapat terbatas kabinet yang memutuskan soal dibuka atau ditutup,” ujar Wagub Sumbar Audy Joinaldy di Bukittinggi, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, pariwisata di Sumbar harus menerapkan aspek CHSE yaitu cleanliness atau kebersihan, health atau kesehatan, safety atau keamanan dan environment atau ramah lingkungan. Pariwisata di Sumbar juga harus bangkit dari keterpurukan.

“Diharapkan di Sumbar juga diharapkan patuh CHSE, jadi kita masih menunggu dari menteri, nanti kita juga diskusi apakah wisata kita buka atau tutup, Sumbar adalah potensial tempat wisata,” katanya.

Selain itu terang Audy, soal larangan mudik, apakah akan dilakukan penyekatan di perbatasan atau tidak, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri soal kebijakan itu. Sementara untuk saat ini, pemudik masih bisa pulang kampung.

“Kita tunggu, apakah ada perubahan atau arahan lebih lanjut, bagaimanapun kita kan ikut pemerintah pusat,” ungkapnya. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Sinergi Pembangunan, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor dengan Pemkab Pasaman
Sinergi Pembangunan, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor dengan Pemkab Pasaman
Penanganan Pascabencana, Pemprov Sumbar Butuh Rp21,4 Triliun
Penanganan Pascabencana, Pemprov Sumbar Butuh Rp21,4 Triliun
Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Polda Sumbar menekankan pentingnya waspada meninggalkan rumah sebelum mudik, sebagai langkah preventif untuk mencegah tindakan kriminal
Jalur Mudik Terbatas, Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus
Sumbar Didorong jadi Daerah Percontohan Nasional dalam Penanganan Bencana
Sumbar Didorong jadi Daerah Percontohan Nasional dalam Penanganan Bencana
Pemprov Sumbar Usulkan Pembangunan Kereta Gantung di Kawasan Danau Maninjau
Pemprov Sumbar Usulkan Pembangunan Kereta Gantung di Kawasan Danau Maninjau