Padang Panjang Revisi RTRW, Wawako Allex: Pertumbuhan Harus Selaras dengan Kelestarian

Langgam.id– Wakil Wali Kota, Allex Saputra membuka Konsultasi Publik I Penyusunan Perubahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang Panjang, Rabu (13/8/2025), di Aula BKPSDM.

Kegiatan ini dihadiri unsur Pemko, akademisi, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), organisasi lingkungan. Hadir sebagai narasumber, Tenaga Ahli Penyusunan Perubahan KLHS RTRW Kota Padang Panjang Tahun 2025–2045, Dr. Mahdi dan Dr. Ardinis Arbain, MS.

Dalam sambutannya, Allex menegaskan, perencanaan tata ruang harus memperhatikan kelestarian lingkungan, keberlanjutan sumber daya alam, serta kenyamanan masyarakat di masa depan.

“KLHS ini akan menjadi panduan strategis agar pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan kualitas hidup warga,” jelasnya.

Ia berharap dokumen ini dapat melahirkan program realistis lima tahun ke depan, berjalan efektif, dan menjadi awal langkah bagi Padang Panjang untuk menarik investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Mahdi menjelaskan, penataan ruang Padang Panjang diarahkan untuk mewujudkan kota pendidikan, kesehatan, dan wisata yang islami, didukung oleh perekonomian berbasis masyarakat, dengan tetap memperhatikan mitigasi bencana serta berwawasan lingkungan.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perkim LH, Wilda Yusar menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahapan awal untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebelum penetapan dokumen perubahan KLHS RTRW. Perubahan ini diharapkan mampu menyesuaikan rencana tata ruang dengan dinamika pembangunan kota serta prinsip pembangunan berkelanjutan.

Dijelaskannya, pada 2021 telah dilakukan revisi RTRW Padang Panjang yang disertai penyusunan KLHS. Penyempurnaan dokumen tersebut masih berlanjut hingga kini, mengingat adanya perubahan pola ruang yang perlu diakomodir.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah mengidentifikasi isu-isu pembangunan berkelanjutan yang akan menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan di masa mendatang,” tambahnya.

Baca Juga

Pemko Padang Panjang Tertibkan Spanduk di Sepanjang Jalan Utama
Pemko Padang Panjang Tertibkan Spanduk di Sepanjang Jalan Utama
Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Dana Transfer APBD Kota Padang Panjang 2026 Turun 18 Persen
Daya beli masyarakat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. BPS mencatat ekonomi Sumbar pada kuartal II 2025 di 3,96 persen.
Harga Sejumlah Komoditas Pokok Turun, Pemko Padang Panjang Harapkan Daya Beli Masyarakat Kembali Pulih
Menjaga stabilitas harga pangan, Polda Sumbar menggelar gerakan pangan murah di seluruh kabupaten dan kota. Selain dikerahkan
Pemko Padang Panjang Lakukan Operasi Pasar Kendalikan Inflasi Bahan Pokok