Padang Gelar Gerakan Pangan Murah

Padang Gelar Gerakan Pangan Murah

Pemkab Solsel gelar bazar sembako bersubsidi. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Padang di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, menarik antusiasme warga pada Rabu (30/10/2024). Program ini menghadirkan sembako dengan harga terjangkau, bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan menekan inflasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, menyebutkan bahwa GPM merupakan langkah nyata Pemko Padang untuk mendukung stabilitas harga pangan di tengah tantangan ekonomi. “Dengan adanya GPM ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sekaligus membantu mengendalikan inflasi,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan GPM.

Lebih lanjut, Andree menjelaskan bahwa program ini menunjukkan kepedulian pemerintah dalam menjaga pasokan pangan di tengah ketidakpastian cuaca yang memengaruhi distribusi. “Cuaca yang tidak menentu saat ini berdampak pada pasokan pangan, sehingga langkah ini sangat penting agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Warga menyambut kehadiran GPM dengan antusias. Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyatakan bahwa GPM menyediakan beragam kebutuhan seperti beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras, cabai merah, dan lainnya dengan harga di bawah pasar.

“Kegiatan ini hanya berlangsung sehari, jadi kami mengimbau warga Padang, terutama di Kelurahan Padang Sarai, agar tidak melewatkan kesempatan ini. Harga bahan pangan di sini jauh lebih murah dari biasanya,” jelas Alfiadi.

Acara ini berhasil menarik perhatian warga dengan sekitar 80 stan yang menawarkan bahan pokok dengan potongan harga, ditambah voucher Rp5.000 yang semakin meringankan pengeluaran belanja.

Ayu (56), seorang ibu rumah tangga, merasa sangat terbantu dengan adanya GPM. “Biasanya harga cabai merah sekitar Rp50 ribu per kilogram, di sini hanya Rp25 ribu. Ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Selain pasar murah, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang makin meramaikan acara tersebut. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Pemprov Akui Ada 300 Titik Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Pemprov Akui Ada 300 Titik Tambang Emas Ilegal di Sumbar
PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan
Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah
Sumbar Mulai Deteksi Trauma Kekerasan Anak Sejak Hari Pertama Sekolah