Pacu Dosen dalam Publikasi Internasional, LPPM dan Fakultas Keperawatan Adakan Scopus Camp

Pacu Dosen dalam Publikasi Internasional, LPPM dan Fakultas Keperawatan Adakan Scopus Camp

Fakultas Keperawatan dan LPPM Unand menggelar Scopus Camp. (Foto: Dok. Fakultas Keperawatan Unand)

Langgam.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) bersama Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (Unand) mengadakan Scopus Camp guna meningkatkan minat dosen dalam publikasi internasional.

Kegiatan Scopus Camp ini bertema “Writing Retreat Workshop: Developing research ideas and writing for publication”. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 25 – 26 Mei di Whiz Prime Hotel, Padang.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen menulis artikel ilmiah sesuai standar jurnal bereputasi dunia. Sehingga, diharapkan berdampak pada peningkatan publikasi dosen Unand dalam artikel yang dimuat di jurnal terindeks Scopus dan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi khususnya  IKU-5.

Scopus Camp ini juga dihadiri oleh Ketua LPPM, Dekan Fakultas Keperawatan, Direktur Hilirisasi Ipteks, Kerjasama, dan WCU, serta diikuti oleh dosen-dosen Universitas Andalas dari berbagai Fakultas seperti Fakultas Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas MIPA, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Hukum.

Dr. Ns. Rika Sarfika, S.Kep., M.Kep, ketua panitia acara menyampaikan bahwa peserta Scopus Camp ini didominasi oleh dosen dari Fakultas Keperawatan, kegiatan yang diadakan selama 2 hari ini melibatkan 2 narasumber dari dosen World Class University (WCU), Prof Michelle Cleary dari Queensland University (CQU), Australia dan Prof. Alice Yuen Loke dari Hong Kong Polytechnic University, Cina. 

Lebih lanjut, Rika menerangkan bahwa metode Scopus Camp ini berupa coaching clinic, dimana peserta akan lebih banyak mendapatkan bimbingan dan pendampingan langsung dari narasumber dalam menyusun artikel yang sesuai standar jurnal internasional.

“Peserta juga akan mendapatkan layanan paper review dari narsum, sehingga kualitas paper peserta menjadi lebih baik dan layak dipublikasikan di jurnal internasional. Sebanyak 48 peserta dari berbagai keilmuan ini diharapkan dapat menghasilkan minimal 1 artikel dan berhasil melakukan submmited di jurnal terindeks scopus,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (29/5/2023).

Ketua LPPM UNAND, Dr.-Ing. Ir. Uyung Gatot S. Dinata, MT menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar Universitas Andalas saat ini adalah berkompetisi menghasilkan publikasi-publikasi yang diakui dunia salah satunya adalah artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal terindeks scopus.

“Kemampuan dan motivasi dosen dalam publikasi di kancah Internasional masih dirasa kurang. Karena itu, kegiatan scopus camp ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan semangat dalam melakukan publikasi internasional,” sebutnya.

Menurutnya, peningkatan publikasi ini dapat menunjang peningkatan IKU-5 Unand. Setiap dosen, harus meluangkan waktunya untuk menulis di tengah-tengah kesibukannya melakukan tugas lainnya. LPPM akan selalu memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan dosen yang dapat menunjang peningkatan IKU Unand.

Dekan Fakultas Keperawatan, Hema Malini, SKp., MN. PhD juga menyampaikan bahwa kegiatan scopus camp ini dapat meningkatkan kemampuan menulis karena langsung mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari narasumber yang kompeten.

“Kegiatan scopus camp ini juga dapat menumbuhkan semangat dan motivasi serta sharing pengalaman dalam menghasilkan publikasi di jurnal terindeks scopus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hema menerangkan bahwa kegiatan scopus camp ini merupakan inovasi untuk memfokuskan dosen menulis dan sharing pengalaman dengan sesama dosen. Kedepan, kegiatan seperti ini harus sering diadakan untuk menumbuhkan budaya menulis di Unand.

Direktur Kerjasama, hilirisasi Ipteks, dan WCU, Dr. Eng. Muhammad Makky, S. TP., M. Si juga mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini.

Panitia kegiatan Scopus Camp ini terdiri dari dosen-dosen Fakultas keperawatan dan pegawai dari LPPM. Acara ini ditutup oleh di tutup Oleh Dekan Fakultas Keperawatan Unand. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Gubernur Mahyeldi: Alek Anak Nagari Perkuat Karakter dan Jaga Warisan Budaya Minangkabau
Gubernur Mahyeldi: Alek Anak Nagari Perkuat Karakter dan Jaga Warisan Budaya Minangkabau