Langgam.id — Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam keterangannya di Padang, Dipo menilai Idul Fitri menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah Ramadan. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan yang terbangun selama bulan suci dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momen Lebaran ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Selain aktif sebagai Sekum KONI Sumbar, Dipo juga terlibat di sejumlah organisasi. Ia tercatat sebagai Wakil Sekretaris Umum DPD Partai Gerindra Sumbar, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta Ketua Bidang di HIPMI Jakarta Utara.
Di bidang profesional, alumnus Universitas Andalas itu dikenal sebagai advokat dan konsultan hukum. Ia juga terlibat dalam sejumlah perusahaan, antara lain sebagai Co-founder Energi Abadi Group, Co-Founder Soultan Ismail Farm, Founder dan Managing Partner Viposan Legal & Consultant, serta menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan swasta.
Di sektor olahraga, Dipo menaruh perhatian besar terhadap pembinaan atlet di Sumatera Barat. Sebagai pengurus KONI, ia saat ini fokus pada persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Menurut dia, Porprov menjadi ajang strategis dalam menjaring dan mempersiapkan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Nasional 2028. “Porprov bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet menuju level nasional,” katanya.
Dipo sendiri memiliki latar belakang sebagai atlet karate. Ia pernah menorehkan prestasi sebelum akhirnya memutuskan pensiun dari dunia olahraga.
Melalui momentum Idul Fitri, Dipo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling memaafkan dan memperkuat persatuan. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sebagai fondasi dalam mendorong kemajuan daerah.
“Semangat kebersamaan harus terus kita rawat, tidak hanya saat Ramadan dan Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.






