Langgam.id — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat sekaligus sarana pendidikan karakter generasi muda. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Musala Baitul Jalal menjadi masjid di Komplek Jala Utama RW 03, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (4/4/2026).
Dalam sambutannya, Maigus menyoroti peran historis masjid atau surau dalam perjalanan bangsa. Ia menyebut, meski tanpa dukungan teknologi modern pada masa lalu, surau mampu melahirkan generasi unggul yang kemudian menjadi tokoh besar bangsa, seperti Agus Salim, Mohammad Hatta, Buya Hamka, dan Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi.
“Ini menjadi motivasi bagi kita. Dulu, tanpa listrik dan teknologi, surau mampu melahirkan generasi cerdas. Kini, untuk mencetak generasi yang unggul, kita perlu menghadirkan masjid yang ‘smart’ melalui konsep Smart Surau,” ujar Maigus.
Ia juga mengapresiasi program Subuh Mubarakah yang dinilai berhasil menggerakkan sekitar 67.000 anak untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid dan musala, sekaligus mendorong keterlibatan orang tua.
Maigus berharap Masjid Baitul Jalal dapat menjadi percontohan dalam implementasi program Smart Surau di Kota Padang. Menurut dia, sinergi antara pengurus masjid dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang maju, religius, dan sejahtera.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pengurus masjid agar mengoptimalkan fungsi masjid secara menyeluruh, mencakup aspek idarah (pengelolaan), imarah (pemakmuran), dan riayah (pemeliharaan).
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Baitul Jalal, Syafrial Nadir, menjelaskan bahwa bangunan tersebut awalnya merupakan musala yang didirikan pada 2008. Seiring meningkatnya jumlah jamaah, fasilitas ibadah itu kemudian diperluas hingga resmi berstatus masjid.
“Jamaah kami terus bertambah sehingga kapasitas sebelumnya tidak lagi mencukupi. Alhamdulillah, kini telah berdiri masjid yang lebih besar dan representatif,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan dana pokok pikiran (pokir) sebesar Rp50 juta dari anggota DPRD Kota Padang, Defi Febrida, untuk mendukung pengembangan Masjid Baitul Jalal.






