Mahasiswa Gizi Universitas Andalas Dorong Penanganan Stunting di Korong Gadang

PalantaLanggam – Mahasiswa Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas, menunjukkan kiprah nyata dalam mendukung program nasional melalui kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa. Program ini berfokus pada percepatan penanganan stunting di masyarakat, khususnya di RW 8, 9, 10, dan 11, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Selama dua bulan sejak Oktober, 18 mahasiswa dengan bimbingan tiga dosen, yaitu Dr. Denas Symond, MCN, Dr. Fivi Melva Diana, M.Biomed, dan Resmiati, MKM, melaksanakan berbagai kegiatan bertema “Membantu Menuntaskan Program Nasional Stunting di Tingkat Masyarakat: Fokus pada Keluarga Berisiko Stunting dan Anak Stunting.” Kegiatan ini mencakup edukasi gizi, analisis konsumsi pangan, evaluasi ekonomi keluarga, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan solusi menyeluruh dalam pencegahan stunting.

Mahasiswa bekerja sama dengan Puskesmas Kuranji dalam mengevaluasi program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal untuk anak-anak dengan status gizi kurang. Mereka juga berperan aktif di posyandu melalui pengukuran antropometri serta pengisian Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (KPSP) balita.

Program ini turut memberdayakan kader posyandu dan masyarakat melalui pelatihan serta pendampingan, memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan di tingkat RW. Langkah kolaboratif ini bertujuan meningkatkan efektivitas layanan gizi dan menciptakan perubahan positif bagi keluarga berisiko stunting.

Kontribusi Berdampak Positif di Tengah Masyarakat

Ketua RW 08 mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai signifikan dalam pendampingan keluarga berisiko. “Kehadiran mahasiswa sangat membantu, terutama dalam penambahan data dan pendampingan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar angka stunting semakin menurun,” ujarnya.

Dosen pendamping lapangan menekankan pentingnya kolaborasi lebih luas untuk memperbesar dampak program. “Jika dukungan dan waktu lebih tersedia, pelatihan kader dan sosialisasi kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan,” ujar Dr. Denas Symond.

Dengan keterlibatan mahasiswa, program ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi inisiatif serupa di berbagai daerah, mempercepat pencapaian target nasional dalam mengatasi stunting.

Tag:

Baca Juga

PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Padang Unjuk Kreativitas di Bidang Animasi dan Game
PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Padang Unjuk Kreativitas di Bidang Animasi dan Game
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir
Pameran Foto PFI, Sisi Lain Bencana dari Lensa Kamera 
Pameran Foto PFI, Sisi Lain Bencana dari Lensa Kamera 
Rekap Bencana, BPBD Laporkan Banjir dan Longsor di Agam-Pasaman Barat
Rekap Bencana, BPBD Laporkan Banjir dan Longsor di Agam-Pasaman Barat
angka kecelakaan Sumbar | 1 Calon Periwira Polisi di Sumbar Positif Covid-19
Polwan Polda Sumbar Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mengaku Diancam dan Didesak Damai
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara