Longsor Terjang 6 Rumah di Pesisir Selatan, 2 di Antaranya Rusak Berat

Langgam.id-longsor

Salah satu rumah yang terkena longsor di daerah Ujung Batu, Nagari Nyiur Melambai Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. [foto: IG @novermalyuska]

Langgam.id – Bencana tanah longsor menerjang enam rumah di daerah Ujung Batu, Nagari Nyiur Melambai Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (18/9/2021) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Herman Budiarto mengatakan, bencana longsor terjadi sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor dipicu akibat hujan deras yang terjadi di daerah itu sejak siang hari.

“Longsor terjadi sore tadi, penyebabnya karena hujan lebat sejak siang sehingga tanah yang berada di bukit dekat lokasi yang memang kebanyakan sudah dibuka masyarakat itu jenuh, lalu terjadi longsor,” katanya, Sabtu (18/9/2021).

Herman menambahkan, pada lokasi kejadian, terdapat enam rumah warga. Dua diantaranya adalah rumah kayu.

Dua rumah kayu ini ungkapnya, mengalami rusak berat, sehingga tidak bisa ditempati lagi. Sementara empat rumah beton lagi, dekat dapurnya yang kena.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian, cuma karena mereka khawatir semuanya, keenam KK (kepala keluarga) yang ada di situ mengungsi ke tempat keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Sita 30 Liter Tuak di Lunang Pesisir Selatan

Selain menimpa rumah terang Herman, longsor juga mengenai jalan kabupaten. Yaitu, Jalan Paleh – Air Tambang, namun masih bisa dilewati kendaraan.

Jalan itu ungkapnya, tertutup setengah badan jalan. Lokasi jalan tersebut masih berada di sekitar rumah yang terkena longsor.

“Tim TRC kami sudah datang ke lokasi tadi. Sekarang karena semua penghuni rumah mengungsi, tim sudah kembali. Besok pagi balik untuk melakukan pendataan ulang,” katanya.

Selain itu kata Herman, bantuan sementara berupa makanan juga sudah diberikan oleh pihak kecamatan. Nanti akan menyusul lagi bantuan dari Dinas Sosial.

Baca Juga

Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik