Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari

PalantaLanggam – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 Periode I menggelar Lokakarya Pemaparan dan Pengenalan Program Kerja di Kantor Wali Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sekaligus forum resmi penyampaian rencana program kerja yang akan dijalankan selama masa KKN di nagari tersebut.

Lokakarya ini dihadiri oleh Wali Nagari Parambahan, Yatrinaldi, Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Eldi Basmen, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) Parambahan yang diwakili Sekretaris KAN, Efridal Bahri. Hadir pula berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, kelompok tani, ibu-ibu PKK, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Rahmi Awalina, S.TP., M.P.

Kegiatan lokakarya bertujuan memperkenalkan mahasiswa KKN kepada masyarakat sekaligus memaparkan secara rinci program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi awal, potensi nagari, serta kebutuhan riil masyarakat Nagari Parambahan. Forum ini juga menjadi ruang diskusi dan penyelarasan program agar sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan nagari.

Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa program kerja dirancang secara terstruktur dan terintegrasi ke dalam beberapa bidang utama, meliputi bidang pertanian dan peternakan, tata kelola wilayah dan pemetaan, kebudayaan, kesehatan, hukum, sosial dan pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pada bidang pertanian dan peternakan, mahasiswa merancang program pendampingan kelompok tani serta edukasi pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat. Sementara itu, pada bidang tata kelola wilayah dan pemetaan, mahasiswa memaparkan rencana pemetaan wilayah nagari sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih sistematis dan berbasis data.

Di bidang kebudayaan, mahasiswa KKN berencana melakukan penguatan nilai-nilai adat dan budaya lokal melalui kegiatan edukatif dan pelibatan generasi muda sebagai upaya pelestarian identitas budaya Nagari Parambahan. Adapun pada bidang kesehatan, fokus program diarahkan pada edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pendampingan Posyandu, serta edukasi kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Wali Nagari Parambahan, Yatrinaldi, dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak.

“Dari tahun 2023 ke 2024 angka stunting menurun, dan pada tahun 2025 kita bangkit lagi. Dari lima nagari di Kecamatan Bukit Sundi, Nagari Parambahan berada di peringkat ketiga. Harapan kami, ke depan Nagari Parambahan tidak lagi termasuk nagari terdampak stunting,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah nagari telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengalokasian dana desa dan penguatan layanan kesehatan masyarakat.

“Dari nagari kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Salah satu dana desa diarahkan untuk pengurangan dan pencegahan stunting sesuai arahan pemerintah pusat. Nagari Parambahan juga termasuk nagari yang lengkap alat Posyandunya, lebih dari 60 unit sesuai data Dinas Kesehatan. Sosialisasi terus kami lakukan, bahkan sampai kewalahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yatrinaldi berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi mitra strategis pemerintah nagari dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi program dan edukasi masyarakat.

Selain itu, pada bidang hukum, mahasiswa KKN merancang kegiatan sosialisasi hukum dan literasi digital, termasuk pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya judi online, guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya generasi muda. Pada bidang sosial dan pengembangan sumber daya manusia, mahasiswa memaparkan program peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan public speaking, pengembangan kreativitas, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan nagari.

Sementara itu, pada bidang UMKM, mahasiswa KKN menyiapkan program pendampingan bagi pelaku usaha lokal melalui penguatan strategi pemasaran, branding produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing UMKM Nagari Parambahan.

Wali Nagari Parambahan menyampaikan apresiasi atas program kerja yang telah disusun mahasiswa KKN dan berharap seluruh program dapat dilaksanakan dengan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Rahmi Awalina, S.TP., M.P., turut menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat agar pelaksanaan program KKN berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui lokakarya ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara mahasiswa KKN, pemerintah nagari, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat. Lokakarya ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan program KKN Tahun 2026 Periode I dapat berjalan dengan baik dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Nagari Parambahan.

Baca Juga

Sungai di Saniang Baka Kembali Meluap
Sungai di Saniang Baka Kembali Meluap
Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam
Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam
Satreskrim Polres Solok Kota Bongkar Kasus Pembunuhan Berencana di Tanah Garam
Satreskrim Polres Solok Kota Bongkar Kasus Pembunuhan Berencana di Tanah Garam
Pengantin Meninggal di Lakeside, Wakil Bupati Solok Pastikan Segel ‘Glamping Maut’ di Alahan Panjang
Pengantin Meninggal di Lakeside, Wakil Bupati Solok Pastikan Segel ‘Glamping Maut’ di Alahan Panjang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi di Sumbar sepanjang Januari-September 2024 diperkirakan sebesar 1.027.429 ton GKG
Mewacanai Pembuatan Museum Agraris Bareh Solok Centre
Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa
Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa