Liga 2 Ditabuh, Semen Padang FC Tantang PSPS Riau di Laga Perdana

Ketua PSSI Mochammad Iriawan menendang bola tanda dimulainya Liga 2 2020. (Foto: Istimewa)

Ketua PSSI Mochammad Iriawan menendang bola tanda dimulainya Liga 2 2020. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) resmi memulai kompetisi Liga 2 2020 dengan melakukan kick off hari ini, Sabtu (14/3/2020). Pertandingan perdana dilangsungkan di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pertandingan perdana itu mempertemukan antara tuan rumah Persiba menjamu Kalteng Putra.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan untuk menjalankan kompetisi yang teratur, bersih dan berkualitas, PSSI juga melakukan berbagai terobosan untuk mengangkat pamor Liga 2.

Secara khusus, Iriawan mensyukuri terwujudnya kerjasama dengan Kompas TV sebagai media partner Liga 2. Adanya siaran langsung dari Kompas TV menunjukkan mutu Liga 2 tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Selama ini, Kompas TV dikenal cukup selektif dalam memilih program-program yang ditayangkan, apalagi jika sudah masuk dalam kategori siaran langsung,” katanya.

Pada pertandingan perdana ini, Kompas TV menyiarkan secara langsung partai perdana Liga 2 dari Stadion Batakan, Balikpapan, sejak pukul 18.00 WIB.

Secara total, Kompas TV menayangkan langsung 62 pertandingan Liga 2 2020 dari pertandingan pembukaan hingga partai final pada Oktober mendatang.

Laga-laga ini bertitel “Road To GBK” karena partai puncak Liga 2 akan dimainkan di stadion utama kebanggaan masyarakat Indonesia.

Liga 2 2020 diikuti sebanyak 24 tim yang terbagi dalam dua grup. Masing-masing 12 tim di Wilayah Barat dan Wilayah Timur. Nantinya, hanya tiga tim saja yang akan memperoleh tiket promosi ke Liga 1 2021.

Juara dari masing-masing grup Liga 2 (Wilayah Barat dan Timur) otomatis mendapatkan jatah naik ke Liga 1 dan mendapat kehormatan tampil dalam partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sementara, satu tiket promosi tersisa akan menjadi hak dari runner up grup. Dua tim yang menempati posisi ini akan memainkan laga ‘play off’, juga di Stadion GBK, untuk menentukan satu tim pemenang menuju Liga 1.

Pada Liga 2 2020, dua belas tim yang ada di Wilayah Barat yakni PSMS Medan, Semen Padang, PSPS Riau, Tiga Naga Pekanbaru, Babel United, Sriwijaya FC, Badak Lampung, Cilegon United, Perserang Serang, PSKC Cimahi, Persekat Tegal dan PSIM Yogyakarta.

Adapun dua belas tim lain di Wilayah Timur yakni PSCS Cilacap, Persijap Jepara, Persis Solo, PS Hizbul Wathan Sidoarjo, Putra Sunan Giri Gresik, Martapura FC, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Persewar Waropen, Mitra Kukar, Sulut United dan PSBS Biak.

Sementara itu, Semen Padang FC akan bertanding melawan PSPS Riau dalam laga perdana di Stadion Kaharudin Nasution di Kota Pekanbaru Minggu, (15/3/2020). Dalam pertandingan ini Kabau Sirah membawa 18 pemainnya.

Pelatih kepala Semen Padang, Eduardo Almeida mengatakan, dalam setiap laga sama saja partai final bagi timnya. Apalagi pada Liga 2 tahun ini tidak lagi memakai sistem delapan besar.

Aturan tersebut berarti hanya tim peringkat pertama yang bakal dipastikan langsung otomatis lolos ke Liga 1 di akhir kompetisi. Dia sendiri menargetkan agar tim bisa kembali ke Liga 1.

“Kita akan menghadapi laga perdana melawan PSPS Riau. Target kita tentunya jelas meraih kemenangan. Itu sangat penting bagi kita untuk memulai liga agar kita mencapai target lolos ke Liga 1,” katanya.

Meski menargetkan kemenangan, Eduardo mengakui anak asuhnya harus mewaspadai kekuatan PSPS Riau. Karena menurutnya kompetisi di Indonesia diisi oleh tim-tim yang kompetitif.

“Kekuatan tim-tim di Liga 2 sama halnya dengan di Liga 1, semuanya tim merata. Kita juga memiliki kesulitan untuk melihat bagaimana permainan lawan karena tidak banyak cuplikan pertandingan mereka tersedia. Untuk itu pemain harus bekerja keras dilapangan,” ujarnya. (Rahmadi/ICA)

 

Baca Juga

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)
Era Pelatih Imran Nahumarury di Semen Padang FC: Berakhir Pahit, Hanya Toreh 1 Kemenangan 
Laga Terakhir di Kandang, Semen Padang Dipermalukan Persebaya 0-7
Laga Terakhir di Kandang, Semen Padang Dipermalukan Persebaya 0-7
Hasil Babak Pertama: Gol Cepat Persebaya Bungkam Semen Padang FC 2-0
Hasil Babak Pertama: Gol Cepat Persebaya Bungkam Semen Padang FC 2-0
logo semen padang fc
Hadapi Persebaya, Ini Starting Lineup Semen Padang FC di Laga Kandang Terakhir 
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade memastikan pemerintah segera membangun kembali dua jembatan yang rusak akibat
Andre Rosiade Bakal Jadi Presiden Klub Semen Padang FC, Sang Anak Langsung CEO
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)
Semen Padang FC Optimistis Tutup Laga Kandang Saat Jamu Persebaya Raih Kemenangan