Kronologi 3 Pemudik Hanyut di Sungai Limapuluh Kota

anak hanyut di pantai gandoriah

Ilustrasi (pixabay.com)

Langgam.id – Empat orang pemudik menjadi korban dalam insiden perahu terbalik di aliran sungai Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan  Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Dalam peristiwa ini, satu orang selamat sedang tiga pemudik lainnya dinyatakan hilang.

Untuk korban yang belum ditemukan adalah Nofi Arisman (31), Fadil Irrsandi (20) dan Rajid (30). Sedangkan yang selamat bernama Rahman Rahim (21).

Informasinya, para pemudik ini dari Riau hendak mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah ke beberapa daerah di Sumbar. Mereka diketahui pada Rabu (12/5/2021) memanfaatkan perahu, lantaran takut disekat di perbatasan jika melewati jalur darat.

“Kronologisnya, mereka mau mudik, tapi ada penyekatan (jalur darat). Pemudik ini lewat jalur sungai, dua perahu jalan,” kata Komandan Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra dihubungi langgam.id, Kamis (13/5/2021).

Robi menyebutkan, ketika di perjalanan satu perahu terbalik. Perahu tersebut berisikan empat orang pemudik.

“Satu perahu berisikan empat orang, satu selamat dan tiga hilang. Perkembangan masih nihil, masih dalam pencarian,” jelasnya.

Diketahui perahu yang digunakan korban jenis kayu, namun mampu membawa kendaraan sepeda motor. Robi tidak mengetahui persis besar perahu itu, tapi diduga milik masyarakat.

“Perahu punya masyarakat, sudah ada dari dulu kalau tidak salah. Tujuan pemudik ini ada yang ke Aur Payakumbuh, ada yang ke Bayang, Pesisir Selatan,” ujarnya.

Pada proses pencarian hari kedua yang bertepatan momen lebaran, tim gabungan telah memulai pencarian para korban sejak pukul 08.00 WIB. Pencarian melibatkan dua Kantor SAR sekaligus, di antaranya Kantor Pos SAR Limapuluh Kota dan Pekanbaru.

Pencarian akan dilakukan hingga ke Tanjung, Riau. Kantor SAR Limapuluh Kota mengerahkan sebanyak 11 personel dalam proses pencarian para korban. (Irwanda/Osh)

Baca Juga

77 Tahun Peristiwa Situjuah: Siapa Sebenarnya Tambiluak?
77 Tahun Peristiwa Situjuah: Siapa Sebenarnya Tambiluak?
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana