Langgam.id – Anggota DPR RI dari Komisi IV, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kota Padang dan menyalurkan bantuan pangan bersama Perum Bulog, Minggu (30/11/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Titiek didampingi Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Anggota Komisi IV DPR asal Sumbar Alex Indra Lukman, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, serta jajaran Bulog lainnya.
Titik kunjungan diawali di lokasi pengungsian masyarakat di Masjid Al Hijrah, Jalan Kampung Apa. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Perumahan Lumin Park, dapur umum di samping Puskesmas Air Dingin, serta Jembatan Surau Gadang yang putus akibat banjir sepekan terakhir.
Titiek Soeharto mengatakan bahwa pihaknya bersama Bulog menyalurkan bantuan pangan untuk masa tanggap darurat di wilayah terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 34.302.520 kilogram beras dan 6.860.504 liter minyak goreng.
“Untuk Sumatera Barat dialokasikan beras sebanyak 6.794.960 kilogram dan minyak goreng sebanyak 1.358.992 liter. Hari ini kami bersama Bulog menyalurkan bantuan tersebut untuk masyarakat yang terdampak bencana di Kota Padang. Kami ingin memastikan bantuan ini segera diterima oleh warga,” ujar Titiek.
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengharapkan bantuan pangan yang diberikan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumbar.
Bantuan yang diberikan berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, dam kue-kue. Selain itu, juga diserahkan bantuan berupa nasi bungkus sebanyak 150 bungkus perhari masing-masing untuk di Padang, cabang Solok dan cabang Bukittinggi selama tiga hari.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan yang diberikan Titiek Soeharto. Ia mengatakan kehadiran pemerintah pusat sangat berarti dalam mempercepat penanganan bencana di Kota Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu Titiek. Selain rumah, jalan, dan fasilitas umum yang rusak, terdapat enam jembatan yang putus akibat banjir ini. Kami berharap dukungan pusat dapat membantu percepatan perbaikan,” kata Maigus.
Pemko Padang telah menetapkan masa tanggap darurat sejak 28 November hingga 5 Desember, guna memfokuskan penanganan banjir serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.






