Klaster Perkantoran Mengancam, 75 Persen ASN Pemko Padang Wajib WFH

Pemkab Sijunjung Siapkan Hotel untuk Karantina OTG Covid-19

Ilustrasi - karantina corona (Foto: Congerdesign/pixabay.com)

Langgam.id – Kota Padang saat ini masih berada di zona merah penyebaran covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk mencegah penularan dalam klaster perkantoran.

Bekerja dari rumah diintensifkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerja Pemko Padang. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus penyebaran covid-19 di lingkup perkantoran.

“Hal ini adalah upaya kita untuk melindungi keluarga besar Pemko Padang,” kata Plt Wali Kota Padang, Hendri Septa, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020).

Pelaksanaan bekerja dari rumah ini tertuang dalam Surat Edaran Walikota Padang. Sebanyak 75 persen ASN bekerja dari rumah, sedangkan 25 persen lainnya tetap bekerja di kantor.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi Junir menjelaskan sebanyak 25 persen ASN yang bekerja di kantor disesuaikan oleh kepala dinas masing-masing.

“Di BKPSDM kita ada jadwalnya untuk yang bekerja di kantor, kalau eselon kedua dan ketiga tetap bekerja di kantor,” kata Suardi.

Menurutnya, pengaturan sistem kerja diatur oleh organisasi perangkat daerah masing-masing. Hal ini juga sudah tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota tentang bekerja dari rumah yang telah sesuai dengan aturan Kementerian.(Farhan/ABW)

Baca Juga

Wali Kota Padang, Fadly Amran melantik Raju Minropa sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) pada Rabu (21/1/2026) di Gedung Putih Rumah
Raju Minropa Jadi Pj Sekda Padang, Wako Minta Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana
Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan akan berlangsung serentak pada Mei hingga Juli nanti. Pendataan akan menyasar seluruh pelaku usaha
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Sasar Seluruh Pelaku Usaha di Padang
Pemerintah Kota (Pemko) Padang bakal mengirim sejumlah siswa berprestasi ke Tiongkok (Cina) untuk menimba ilmu.
Pemko Siapkan Beasiswa Kuliah di Tiongkok Lewat Program Padang Juara
Wako Padang Cek Penataan Kawasan Kumuh di Pasia Nan Tigo
Wako Padang Cek Penataan Kawasan Kumuh di Pasia Nan Tigo
Dinas Pariwisata Kota Padang menargetkan kunjungan wisatawan untuk 2026 sebesar 5,7 juta orang dengan target pendapatan asli daerah (PAD)
Dispar Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan pada 2026
negara mengajarkan bahasa indonesia
Pemko Padang Kerjasama dengan Pemerintah Guangdong dan Cucas Indonesia Kembangkan Sektor Pendidikan