Ketua DPRD Sumbar, Supardi: Setiap Kita Mesti Keluar dari Kemiskinan

Ketua DPRD Sumbar, Supardi: Setiap Kita Mesti Keluar dari Kemiskinan

Ketua DPRD Sumbar Supardi. (Foto: Humas DPRD)

Langgam.id – Kota Payakumbuh, Sumatra Barat yang masih tercatat masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan menerima sejumlah bantuan dari pemerintah. Ketua DPRD Sumbar Supardi mengajak adanya semangat besar DTKS, agar jangan terlalu lama dibantu oleh pemerintah.

“Harus ada semangat untuk bekerja keras, dan semangat keluar dari kemiskinan. Tidak lagi masuk dalam DTKS,” ujarnya, saat menghadiri kegiatan Assesmen Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem kabupaten/kota se-Sumatera Barat di Hotel Farabi Kota Payakumbuh, beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Sumbar mengatakan, orang minang dengan filosofi ketahanan pangannya semestinya tidak ada yang miskin. Dimana orang minang memiliki rumah gadang dengan beberapa rangkiang yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan juga sebagai cadangan pangan.

“Semangat filosofi terkait ketahanan pangan ini harus terus dipegang sampai sekarang, jangan ada orang minang yang kelaparan atau kurang gizi. Ditambah lagi Sumatera Barat adalah negeri yang kaya, memiliki tanah yang subur, masyarakatnya juga dikenal memiliki semangat gotong royong tinggi dan adat yang kuat,” ujar Supardi, dalam keterangan resmi, Minggu (5/11/2023).

Supardi menyakini tidak pantas orang minang menyandang status miskin, miskin ekstrem dan bahkan didera stunting. Jika angka kemiskinan ekstrem tinggi, stunting juga tinggi, sama halnya kita ibarat ayam mati di lumbung padi, itiak mati kehausan di tobek.

“Untuk bisa berhasil dan lepas dari jerat kemiskinan kunci utama yang harus dibangun adalah sikap optimis dan keyakinan diri, tidak mesti tergantung dengan modal,” ajaknya.

Kalaupun pun ada bantuan modal yang diberikan oleh pemerintah, sifatnya adalah pancingan agar usaha yang dimiliki bisa berkembang. Masyarakat juga harus pandai menggunakan modal tersebut, jangan sampai dibelikan untuk kebutuhan yang tidak tepat.

“Intinya jalan begitu banyak diciptakan oleh Allah, yang penting kita tidak berputus asa, harus optimis karena keberhasilan dibangun dari sikap optimis, bukan dari modal,” tukasnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

UIN Imam Bonjol Padang berhasil meraih predikat sebagai salah satu kampus keagamaan Islam terbaik di Indonesia. Berdasarkan sistem admin
Uang Rp976 Juta Fee Proyek Pembangunan Kampus Ditolak Rektor UIN Imam Bonjol, Lalu Ditilap Bendahara 
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Kejaksaan Terkendala Ungkap Motif Gratifikasi di Kasus Korupsi UIN Imam Bonjol, Saksi Kunci Meninggal 
Pasokan Terjaga, Harga Komoditas Pokok di Pasar Raya Padang Stabil
Pasokan Terjaga, Harga Komoditas Pokok di Pasar Raya Padang Stabil
Erwin Gutawa, Persembahkan Gelar untuk PSM Makassar dan Kini Siap Angkat Trofi di Semen Padang FC
Erwin Gutawa, Persembahkan Gelar untuk PSM Makassar dan Kini Siap Angkat Trofi di Semen Padang FC
Profil Dikri Yusron, Penjaga Gawang Kabau Sirah dari Akademi Persib Bandung
Profil Dikri Yusron, Penjaga Gawang Kabau Sirah dari Akademi Persib Bandung
David Maulana ke Semen Padang FC, Nil Maizar: Dia Gelandang Kreatif
David Maulana ke Semen Padang FC, Nil Maizar: Dia Gelandang Kreatif