Kata Wabup dan Kapolres Soal Keragaman Potensi Bencana di Agam

Salah satu rumah yang diterjang longsor di Kabupaten Agam. (Foto: Dok.BPBD Sumbar)

Salah satu rumah yang diterjang longsor di Kabupaten Agam. (Foto: Dok.BPBD Sumbar)

Langgam.id – Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri mengatakan wilayahnya punya topografi beragam. Hal itu juga membuat Agam punya potensi bencana yang bermacam-macam.

Hal itu dijelaskan Irwan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait. Dia menekankan perlunya koordinasi antar lembaga untuk menanggulangi potensi bencana di Agam.

“Semua institusi kita pastikan miliki SOP masing-masing dalam penanggulangan, baik kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan lainnya,” kata Irwan dalam rapat di Polres Agam, Senin (29/3/2021).

Dia menyebut, beberapa kali terjadi kekeliruan ketika terjadi bencana. Hal itu menurutnya bisa diatasi ketika setiap koordinasi antar lembaga terjalin dengan baik.

“Padahal kalau kita saling berkoordinasi dan bisa berbagi, dapat menimbulkan efek bermanfaat yang luar biasa dalam penanggulangan bencana tersebut,” kata dia.

Dalam rapat itu, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan juga menjabarkan sejumlah bencana yang kerap terjadi di Agam. Bencana yang paling sering terjadi menurutnya adalah longsor dan banjir.

“Khusus wilayah hukum Polres Agam, potensi bencana cukup besar seperti longsor, banjir, kebakaran hutan, abrasi pantai, dan lainnya,” kata dia. (*ABW)

Baca Juga

TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus