Kasus Covid-19 Sumbar 17 Agustus: Naik Lagi, Tambahan Positif 28 Orang dari 4 Daerah

POSITIF CORONA, covid-19

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Setelah melandai pada Minggu (16/8/2020), tambahan kasus positif Covid-19 di Sumatra Barat kembali naik berdasar data sementara gugus tugas provinsi pada Senin (17/8/2020) pagi. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal dalam keterangan tertulis pada Senin pagi, menyebut kasus positif bertambah 28 orang.

“Senin 17 Agustus 2020, kami menerima hasil pemeriksaan sample spesimen yang dikirimkan oleh penanggung jawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc. Sebanyak 1.988 sampel (hanya dari Lab Fakultas Kedokteran Unand) dengan hasil: ditemukan sementara 28 sampel terkonfirmasi positif dan 17 orang sembuh,” katanya.

Rincian tambahan itu, dari Kota Padang 10 orang, Kabupaten Tanah Datar 12 orang, Kota Padang Panjang 3 orang dan Kota Bukittinggi 3 orang. “Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore kami perbaiki dan umumkan di website resmi pemprov Sumbar, yaitu di sumbarprov.go.id,” tuturnya.

Baca Juga: Update Covid-19 Sumbar 16 Agustus: 2 Orang Meninggal, Tambahan Positif 13 Kasus

Sebelumnya, pada Minggu, kasus positif Covid-19 di Sumbar bertambah 13 orang. Selain itu, kasus meninggal dunia bertambah dua orang dan sembuh delapan orang. “Total sampai hari ini telah 1.349 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 13 orang warga sumbar positif terinfeksi Covid-19. Sembuh bertambah 8 orang, sehingga total sembuh 896 orang dan meninggal bertambah 2 orang, sehingga total meninggal 40 orang,” kata Jasaman. (*/AE/SS)

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah