Jokowi Soroti Penanganan Covid-19 di Padang, Gubernur Keluarkan Instruksi

Irwan Prayitno

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Rahmadi/langgam)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno memberikan tanggapannya terhadap himbauan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) terkait prioritas penanganan covid-19 di Padang 11 daerah lainnya. Irwan mengatakan pemprov akan mengencarkan penegakan Perda Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).

“Langkah Provinsi Sumbar yakni pertama Perda nomor 6 kita masifkan dan kita tegakkan yang saat ini sedang berjalan. Kemudian, tadi juga saya sudah buat instruksi Gubernur kepada seluruh kantor,” ujar Irwan.

Lebih lanjut ia juga mengatakan, selain penerapan Perda AKB dalam Instruksinya terdapat sanksi kepada pekerja karyawan di kantor yang tidak mengikuti protokol kesehatan. Dinas Kesehatan juga akan memperbanyak tracking, testing, dan treatment.

“Untuk Dinas Kesehatan memperbanyak tracking dan sebagainya. Kita udah on the track, sudah dalam jalan yang benar cara kita mengelola,” sebutnya.

Irwan mengingatkan, banyaknya uji sampel dan juga membuat peningkatan jumlah kasus covid-19 terus meningkat di Sumbar. Menurutnya, daerah dengan kasus positifnya rendah bukan jaminan penanganan covid-19 di daerah itu juga bagus.

Baca juga: Jokowi Minta Penanganan Covid-19 di Padang dan 11 Daerah Lain Diprioritaskan

“Ya kalau positivity rate itu mau tinggi mau rendah bisa. Kalau misalnya sekarang di Agam tinggi, karena yang dikirim sedikit. Jadi kalau kita perbanyak tes orang yang tidak terkena dampak hasilnya akan negatif, berati positivity rate-nya menurut,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar 12 kabupaten dan kota menjadi prioritas pemerintah dalam menangani pandemi covid-19. 12 daerah tersebut merupakan daerah yang memiliki kasus aktif covid-19 yang sangat tinggi atau lebih dari 1.000.

“Yang menyumbang 30 persen dari total kasus aktif nasional,” ungkap Jokowi seperti dilansir dari Tempo.co, Senin (12/10/2020). (Yesi/Amalia/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak