Langgam.id — Pemerintah melalui Perum Bulog bersama Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, sebagai upaya menjaga daya beli warga menjelang hari besar keagamaan.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, mengatakan bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
“Setiap penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/3/2019).
Di Kelurahan Belakang Pondok, tercatat sebanyak 31 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan tersebut. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 620 kilogram beras dan 124 liter minyak goreng, dengan rincian 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per penerima setiap bulan.
Secara nasional, program ini juga mengalami peningkatan, baik dari sisi jumlah penerima maupun cakupan wilayah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas perlindungan sosial, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang hari raya.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama karena harga kebutuhan biasanya mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bulog atas keberlanjutan program bantuan pangan yang dinilai konsisten membantu masyarakat. Menurutnya, skema penyaluran dua bulanan turut memberikan kepastian bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Di tingkat provinsi, jumlah penerima bantuan pangan di Sumatera Barat mencapai 691.056 orang. Setiap bulan, pemerintah menyalurkan sekitar 6,9 juta kilogram beras dan 1,38 juta liter minyak goreng ke seluruh kabupaten dan kota.
Distribusi bantuan tersebut dibagi dalam tiga wilayah kerja, yakni Kanwil Sumbar, Kantor Cabang Bukittinggi, dan Kantor Cabang Solok, guna memastikan penyaluran berjalan merata dan tepat sasaran.
Program bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya. Pemerintah bersama Bulog memastikan distribusi terus diawasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.






