Jalinbar Padang Bengkulu Masih Putus Total

Oleh: Indira Suryani

Sejak kemaren, beberapa wilayah di Sumatera Barat diantaranya Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan,Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasbar dan wilayah lainnya dilanda bencana banjir dan pohon tumbang. Banjir menyebabkan kerusakan infrastruktur serta yang merugikan masyarakat.

Beberapa informasi yang kami pantau di beberapa wilayah penanganan korban banjir dan infrastruktur yang bermasalah akibat banjir seperti lalu lintas masih berjalan lambat. Di antaranya jalan yang terban di Sungai Liku, Balai Salasa Kabupaten Pesisir Selatan yang menghubungkan provinsi Sumbar dan provinsi Bengkulu belum teratasi hingga saat ini. Hal ini menyebabkan kemacetan panjang.

Dari informasi yang kami dapatkan, jalan terban sekitar 4 meter dari tadi malam sekitar jam 12 malam hingga saat ini belum ada respons apapun dari Gubernur Sumbar.

Kami mendesak Gubernur sumbar segera mengirimkan tim untuk mengatasi jalan terban segera agar lalu lintas antar provinsi berjalan lancar dan aman. Jangan berlama2 karena ini urgen bagi warga dan lalu lintas barang antar provinsi.

*Direktur LBH Padang

Tag:

Baca Juga

Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Sejumlah bangunan SD, jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.
Tiga SD dan Lima Jembatan di Padang Rusak Berat Diterjang Banjir
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Tiga IPA milik Perumda Air Minum Kota Padang atau dulu dikenal dengan sebutan PDAM, rusak parah dan hancur terbawa banjir bandang
3 Infrastruktur Pengolahan Air Milik PDAM Padang Rusak Parah Diterjang Banjir Bandang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bahwa seluruh data bencana dari kabupaten/kota akan dikumpulkan secara terpusat mulai
Data Bencana di Sumbar Dikumpulkan Terpusat, Pangdam dan BPBD Jadi Penanggung Jawab
Kabupaten Dharmasraya berhasil meraih predikat Kabupaten Sehat (Swasti Saba) kategori Wiwerda pada tahun 2025. Penghargaan ini menjadi
Dharmasraya Raih Predikat Kabupaten Sehat 2025 Kategori Wiwerda