Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Dibangun Tahun Ini, Anggaran Rp 11 Miliar

Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Dibangun Tahun Ini, Anggaran Rp 11 Miliar

Gubernur Sumbar Mahyeldi (Foto: Fachri Hamzah/langgam.id)

Langgam.id-Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi mengatakan pembangunan jalan penghubung dari Kabupaten Solok Selatan ke Dharmasraya dilanjutkan tahun 2022 ini. Total anggaran disediakan sebanyak Rp 11 miliar.

Gubernur menyampaikan rencana itu dalam kegiatan panen perdana ayam potong broiler di Nagari Tageh Padang Air Dingin, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan, Sabtu (1/1/2022).

“Tahun ini kita melanjutkan pembangunan jalan dari Solok Selatan ke Darmasraya dengan anggaran APBD sebesar Rp 11 Milyar,” katanya sebagaimana dikutip dari halaman resmi Pemprov Sumbar, Minggu (2/1/2021).

Dia menjelaskan, pengembangan jalan dengan panjang sekitar 50 kilometer itu merupakan rencana pembangunan di Sumbar. Jalan bakal tembus antara daerah Sungai Kunyit di Solok Selatan ke Sungai Rumbai di Dharmasraya.

“Akan kita pacu pembangunannya, sehingga nanti Solok Selatan akan menjadi daerah transit dan perlintasan sejumlah daerah tetangga,” katanya.

Selain itu, pembangunan juga akan dilakukan pada jalan provinsi yang berada di kawasan Bukit Manggiu. Jalan yang berada di lokasi sempat dan di pinggir jurang itu akan segera dibangun oleh Pemprov Sumbar.

Selain soal pembangunan jalan, Gubernur dalam kunjungan ke Solok Selatan juga mengapresiasi panen perdana ayam potong broiler tersebut. Menurutnya, selain untuk mengatasi pandemi covid-19, keberadaan nagari tageh memiliki peran penting terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan program Pemprov
Sumbar membangun desa dan mengoptimalkan potensinya. Oleh sebab itu, sinergi semua pihak sangat diperlukan. Sehingga tujuan hadirnya Nagari Tageh dapat tercapai,” katanya.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan Khairunnas mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumbar beserta rombongan yang telah datang kembali ke Solok Selatan.

Dia menjelaskan, di Solsel terdapat sembilan Nagari Tageh yang masing-masingnya memiliki program yang bertujuan untuk perbaikan ekonomi masyarakat, salah satunya usaha ayam potong broiler.

“Kami juga meminta kepada Universitas Andalas selaku pihak penggagas dan pengawas program Nagari Tageh untuk dapat mengeksplorasi potensi-potensi lainnya di nagari sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya. (*/)


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Baca Juga

Buka Kejurnaswil Kempo se-Sumatra, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda
Buka Kejurnaswil Kempo se-Sumatra, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda
Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan
Gubernur Sumbar Instruksikan Seluruh Daerah Bentuk Satgas Pengawasan BBM Subsidi
Gubernur Sumbar Instruksikan Seluruh Daerah Bentuk Satgas Pengawasan BBM Subsidi
Dialog dengan Aktivis, Mahyeldi: Persoalan Daerah Tak Bisa Diselesaikan di Hilir, Harus Menyentuh Akar Masalah
Dialog dengan Aktivis, Mahyeldi: Persoalan Daerah Tak Bisa Diselesaikan di Hilir, Harus Menyentuh Akar Masalah
Gubernur Mahyeldi Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas
Gubernur Mahyeldi Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas