Jalan Raya Atar Batusangkar Macet Akibat Buru Babi, Polisi Turun ke Lokasi

Jalan Raya Atar Batusangkar Macet Akibat Buru Babi, Polisi Turun ke Lokasi

Polisi turun ke lokasi urai kemaacetan (Foto: Polres tanah Datar)

Langgam.id – Kemacetan terjadi di Jalan Raya Atar-Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (28/11/2021). Hal ini diakibatkan adanya aktivitas buru babi yang dilakukan masyarakat.

Pihak kepolisian setempat pun terpaksa turun tangan. Apalagi, kegiatan ini tanpa ada sepengetahuan sebelumnya sehingga menimbulkan kemacetan.

“Personel sudah ke sana (lokasi macet). Kami juga minta bantuan oleh dinas perhubungan dua orang tadi,” kata Kanit Patroli Polres Tanah Datar, Ipda Rido dihubungi langgam.id, Minggu (28/11/2021).

Rido mengakui padatnya kendaraan sudah berangsur sejak pagi. Ini diakibatkan kendaraan dari peserta berburu babi parkir sembarangan.

“Orang ini juga tidak ada pemberitahuan, acara mendadak. Dipakai juga jalur timbal balik kiri kanan,” jelasnya.

Pihak kepolisian secepatnya mengurangi volume kendaraan untuk mengurangi kemacetan. Rido belum mengetahui persis berapa panjang antrian kendaraan.

“Nanti dikirim foto dokumentasi sama anggota. Yang jelas tim gabungan sedang berupaya mengurai kemacetan,” ujarnya.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG