Jaga Stabilitas Harga Beras, Pemko Padang Panjang Intens Lakukan Pengawasan

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra mengungkapkan komitmennya dalam menjaga stabilisasi harga pangan, khususnya beras, di tengah

Wawako Padang Panjang, Allex Saputra mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian. [foto: Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra mengungkapkan komitmennya dalam menjaga stabilisasi harga pangan, khususnya beras, di tengah potensi kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

“Ketersediaan beras di Padang Panjang masih aman dan terkendali. Namun, kenaikan harga tetap harus diantisipasi karena beras merupakan komoditas strategis. Oleh sebab itu, Pemko akan lebih intens melakukan pengawasan agar harga tetap stabil,” ucapnya usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian, Kamis (4/9/2025) di Rumah Dinas Wali Kota.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, beras medium disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp13.100 per kilogram.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga mengatakan, Sumbar termasuk Padang Panjang masuk dalam zona dua penyaluran SPHP.

“Saat ini titik penyalurannya tersedia di Pasar Pusat dan Koperasi Polres,” ujar Putra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang, Ade Nafrita Anas mengungkapkan bahwa Pemko sebelumnya telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 30 Agustus lalu dengan harga beras yang sama.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjaga harga beras tetap stabil, sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau,” tutur Ade. (*)

Baca Juga

Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Dana Transfer APBD Kota Padang Panjang 2026 Turun 18 Persen
BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton
Daya beli masyarakat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. BPS mencatat ekonomi Sumbar pada kuartal II 2025 di 3,96 persen.
Harga Sejumlah Komoditas Pokok Turun, Pemko Padang Panjang Harapkan Daya Beli Masyarakat Kembali Pulih
Menjaga stabilitas harga pangan, Polda Sumbar menggelar gerakan pangan murah di seluruh kabupaten dan kota. Selain dikerahkan
Pemko Padang Panjang Lakukan Operasi Pasar Kendalikan Inflasi Bahan Pokok