Indarung 1, Pabrik Pertama Semen Padang yang Kembali Aktif Lewat Workshop Seni

Indarung 1, Pabrik Pertama Semen Padang yang Kembali Aktif Lewat Workshop Seni

Lokakarya Seni dan Pabrik di Indarung 1 (dok.ist)

Langgam.id – Cikini Art Stage (CAS) bersama Indarung ASETI dan IHS (Indarung Heritage Society) menyelenggarakan lokakarya Seni dan Pabrik, di bekas pabrik pertama Semen Padang atau dikenal dengan nama Indarung 1 pada 11-13 Desember 2020.

Lokakarya ini menghadirkan Piter Salayan (Musik), M Aidil Usman (Seni Rupa), Jefriandi Usman (Tari), S Metron M (Teater), Heru Joni Putra (Sastra) dan M Ikhsan (Multimedia) sebagai pemateri.

Indarung 1 adalah pabrik pertama Semen Padang. Bangunan yang kini sudah tak terpakai itu memiliki luas 5 hektar sedangkan kawasan di sekitarnya 9 hektar.

Aidil Usman, salah satu panitia penyelenggara mengatakan, bekas pabrik Indarung 1 layak dijadikan cagar budaya. Bangunan ini sudah berdiri sejak tahun 1910, dan menjadi saksi bisu dari pembangunan infrastuktur di Asia Tenggara sejak zaman kolonial.

“Pembangunan pondasi Monas (Monumen Nasional) di Jakarta dari semen yang diproduksi di Indarung 1. Beberapa kota di Belanda juga dibangdun menggunakan hasil tambang semen di Indarung 1,” imbuhnya.

Kini, pabrik tersebut telah ditinggalkan. Salah satu alasanya adalah karena teknologi yang terus berkembang. “Melalui kegiatan seni ini kita bisa membangkitkan kesadaran ruang dan kesadaran pentingnya merawat sejarah, menjaga warisan budaya,” ujar Jefriandi Usman.

Ia berharap, bekas pabrik ini bisa menjadi pusat kesenian. Tak hanya menjadi salah satu ruang penciptaan seni budaya di Indonesia, tetapi juga ruang untuk membangkitkan ekonomi penduduk setempat.

Cikini Art Stage sebagai penyelenggara lokakarya berharap, kawasan Indarung 1 dapat ditetapkan oleh BPCB atau pemerintah sebagai kawasan Cagar Budaya yang bisa memberikan kontribusi bagi kehidupan seni dan kebudayaan.(*/Ela)

Tag:

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/1140 /Kesra/XII-2023 tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Bukittinggi Kembali Berlakukan Sekolah Jarak Jauh 
BNPB Minta Evaluasi EWS yang Tak Berfungsi Saat Banjir Padang
BNPB Minta Evaluasi EWS yang Tak Berfungsi Saat Banjir Padang
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Saluran PDAM Putus Akibat Banjir, Penyintas Bencana di Tapan Pesisir Selatan Butuh Air Bersih
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai