Gubernur Sumbar Minta Kepala OPD Tidak Layani Orang yang Bawa Namanya Soal Proyek

Gubernur Sumbar

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat memimpin apel pagi [Foto: Diskominfotik Sumbar]

Langgam.id-Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak melayani orang yang membawa-bawa namanya terkait proyek di Sumbar.

Intruksi ini disampaikannya di depan para kepala OPD saat memimpin Apel pagi yang diikuti pejabat struktural dan fungsional di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (03/01/2022) pagi.

Mahyeldi mengajak mengajak Kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar untuk meninggalkan hal-hal yang tidak benar dan melakukan hal-hal baik. Caranya dengan menjadi pelayan masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ia juga menegaskan untuk tidak melayani siapapun oknum yang berurusan dengan membawa nama gubernur. Hal itu disampaikannya terutama kepada kepala OPD terkait proyek di Sumbar.

“Tidak ada satupun orang yang berurusan dengan bapak ibu yang membawa nama saya, kalau ada ndak usah dilayani. Tidak ada satupun orang yang saya tugaskan untuk mengurus proyek-proyek. Ikuti saja aturan yang ada dan laksanakan dengan profesional,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis Diskominfotik Sumbar, Selasa (4/1/2021).

Ia menambahkan, bahwa dimasa sekarang ini, yang menjadi ukuran kinerja adalah outcome, bukan hanya sekedar output. Gubernur ingin kehadiran ASN di tengah masyarakat dapat memberikan solusi atas masalah-masalah yang ada di masyarakat.

“Artinya, tidak hanya meneyelesaikan pekerjaan dari sisi administrasi, tapi juga bisa memberi solusi,” katanya.

Dia juga mengintruksikan kepada ASN di lingkungan Pemprov agar bekerja cepat, melayani sesuai aturan dan memiliki inisiatif tanpa harus menunggu perintah terlebih dahulu.

Selain itu, menurutnya juga penting melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN dilingkungan Pemprov Sumbar. Apalagi dengan adanya momentum memasuki awal tahun, evaluasi memang hal yang mesti dilakukan.

“Dengan pergantian tahun ini, kita harus evaluasi terhadap apa yang sudah kita kerjakan. Kita harus menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan sebaliknya,” katanya.

Dia tidak ingin ASN di Pemprov Sumbar bekerja dengan lambat dan berlambat-lambat. ASN diminta untuk tidak menghambat dan memperlambat. (*)


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Mahyeldi Ajak Dai Perkuat Fikih Wasathiyah Hadapi Isu Keagamaan Kontemporer
Mahyeldi Ajak Dai Perkuat Fikih Wasathiyah Hadapi Isu Keagamaan Kontemporer
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Gagasan ASN Bekerja Dekat Domisili
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Gagasan ASN Bekerja Dekat Domisili
Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Penerapan PM-AAS, Pemprov Sumbar Targetkan Produksi Gabah 12 Ton per Hektare