Gubernur Mahyeldi Tanam Perdana Melon Hidroponik di Lumin’s Farm

Langgam.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melakukan penanaman perdana melon premium hidroponik di greenhouse Lumin’s Farm, kawasan Perguruan Islam Ar Risalah, Jumat, 29 Agustus 2025.

Penanaman ini menjadi penanda resmi dimulainya program wakaf produktif yang digagas dan dikelola oleh Yayasan Waqaf Ar Risalah.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembangunan greenhouse ini. Menurutnya, konsep wakaf produktif yang diimplementasikan melalui budidaya melon hidroponik merupakan langkah inovatif yang tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi umat, tetapi juga memberikan nilai manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Ini adalah contoh nyata bagaimana wakaf bisa dikelola secara produktif dan modern. Jika program seperti ini terus dikembangkan, maka kita tidak hanya menunaikan ibadah, tapi juga membangun kemandirian ekonomi yang kuat bagi umat," ujar Mahyeldi.

Greenhouse Lumin’s Farm dibangun di atas lahan wakaf seluas sekitar 1.500 meter persegi. Dengan sistem tanam hidroponik yang ramah lingkungan dan efisien, proyek ini menargetkan produksi sekitar 3.000 buah melon dalam satu siklus panen selama 100 hari.

Melon yang ditanam merupakan jenis premium dengan nilai jual yang tinggi, yang hasilnya akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, dan kemaslahatan umat melalui pengelolaan wakaf yang profesional.

Ketua Yayasan Waqaf Ar Risalah menyebut bahwa proyek ini merupakan langkah awal dari pengembangan wakaf dalam skala yang lebih besar di Sumatera Barat. Lumin’s Farm diharapkan menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan wakaf berbasis pertanian modern.

"Melalui Lumin’s Farm, kami ingin menunjukkan bahwa wakaf bukan hanya soal membangun masjid atau makam. Tapi bisa juga berbentuk aset produktif yang hasilnya terus mengalir untuk kesejahteraan umat," ujarnya.

Selain penanaman perdana, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi mengenai pentingnya pertanian modern dan konsep wakaf produktif di tengah masyarakat. Hadir dalam acara tersebut para pengurus yayasan, civitas akademika Perguruan Islam Ar Risalah, serta perwakilan dari berbagai lembaga sosial dan pendidikan.

Lumin’s Farm juga rencananya akan menjadi pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat dalam budidaya hidroponik, serta menjadi tempat belajar bagi para siswa Ar Risalah dalam mengembangkan keterampilan pertanian modern yang berbasis teknologi.

Dengan dimulainya Lumin’s Farm, diharapkan Sumatera Barat semakin maju dalam mengembangkan ekonomi umat berbasis wakaf dan mampu menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pasar Payakumbuh Pasca Kebakaran
Gubernur Mahyeldi Tinjau Pasar Payakumbuh Pasca Kebakaran
Gubernur Mahyeldi: Keselamatan Kerja adalah Hak Dasar yang Harus Dilindungi
Gubernur Mahyeldi: Keselamatan Kerja adalah Hak Dasar yang Harus Dilindungi
Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar, Gubernur Ajak Perantau Minang Ikut Sukseskan
Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar, Gubernur Ajak Perantau Minang Ikut Sukseskan
Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Sumbar Berpartisi Aktif Semarakkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI
Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Sumbar Berpartisi Aktif Semarakkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI
Gubernur Mahyeldi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah yang Menimpa 16 Pengunjung Pantai Tiku
Gubernur Mahyeldi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah yang Menimpa 16 Pengunjung Pantai Tiku
Gubernur Sumbar Mahyeldi Lulus Sidang Tesis S2 di UniSHAMS Malaysia
Gubernur Sumbar Mahyeldi Lulus Sidang Tesis S2 di UniSHAMS Malaysia