Gubernur Mahyeldi Salurkan 1.400 Paket Sembako untuk Daerah Bencana Pesisir Selatan

Gubernur Mahyeldi Salurkan 1.400 Paket Sembako untuk Daerah Bencana Pesisir Selatan

Gubernur salurkan sembako untuk daerah pascabencana Pesisir Selatan. (Foto: Adp Sumbar)

Langgam.id–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyalurkan bantuan 1.400 paket sembako ke tiga nagari di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Penanganan Daerah Rawan Pangan (PDRP) pada Dinas Pangan Provinsi Sumbar, yang ditujukan khusus untuk daerah pascabencana.

“Bencana banjir yang terjadi pada 7-8 Maret 2024 lalu menjadi alasan kuat penyaluran bantuan ini, dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana secara berkelanjutan,” ujar Gubernur saat menyalurkan bantuan di Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, dikutip dari Adp Sumbar, Rabu (29/5/2024).

Lampiran Gambar

Selain Gurun Panjang Utara, Pemprov Sumbar juga menyalurkan bantuan serupa ke Nagari Gurun Panjang Barat Kecamatan Bayang dan Nagari Rantau Simalenang, Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Total bantuan yang disalurkan berupa 1.400 paket sembako yang terdiri dari beras, telur, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Sebelumnya, untuk Kabupaten Pesisir Selatan, setelah kejadian bencana Maret lalu kita sudah menyalurkan sekitar 400 ton beras yang bersumber dari beras cadangan pangan Sumbar serta bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Selain itu, kita juga salurkan bantuan logistik dari Dinas Sosial dan BPBD, serta dari sumbangan ASN Pemprov Sumbar,” ujarnya lagi.

Gubernur juga mengucapkan terima kasih atas kesigapan berbagai pihak selama masa tanggap darurat bencana banjir di Pessel pada Maret lalu, hingga sampai pada masa transisi pascabencana. Termasuk di antaranya respons cepat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dalam memperbaiki akses jalan nasional yang sempat terputus di Pessel.

“Pesisir Selatan adalah salah satu lumbung penghasil pangan bagi Sumbar dan bahkan bagi provinsi tetangga. Sehingga, pemulihan pascabencana di Pessel terus kita sempurnakan,” ucap Gubernur menegaskan.

Lampiran Gambar

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Syaiful Bahri, dalam kesempatan yang sama juga menambahkan, bahwa bantuan program PDRP memang khusus ditujukan untuk daerah-daerah terdampak bencana.

Saat ini, pihaknya juga tengah menghitung dan mempersiapkan penyaluran bantuan PDRP untuk sejumlah daerah di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, yang beberapa waktu lalu juga dilanda banjir lahar dingin dan longsor.

Lampiran Gambar

Turut hadir dalam penyaluran bantuan PDRP ke Pessel tersebut, Kepala Dinas Pangan Kabupatan Pessel, Camat Bayang, Camat Linggo Sari Baganti, Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Wali Nagari Gurun Panjang Barat, Wali Nagari Rantau Simalenang, serta unsur Forkopimca, dan Tokoh Masyarakat setempat.

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur beserta jajaran, yang kembali menyalurkan bantuan bagi warga kami. Tentu saja bantuan ini teramat besar artinya bagi kami. Selain itu, kami berharap agar segera memiliki jembatan permanen, menggantikan jembatan gantung yang diterjang banjir pada Maret lalu,” ucap Wali Nagari Rantau Simalenang, Anan Bakri, dalam kesempatan itu. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
KAI Sumbar Beri Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata untuk 30 Siswa di Kampung Jua
KAI Sumbar Beri Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata untuk 30 Siswa di Kampung Jua
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
Bank Nagari Hadirkan Program SIKOCI SEMAKIN CUAN 2026, Cashback hingga 4,5 Persen
Bank Nagari Hadirkan Program SIKOCI SEMAKIN CUAN 2026, Cashback hingga 4,5 Persen
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/1140 /Kesra/XII-2023 tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Bukittinggi Kembali Berlakukan Sekolah Jarak Jauh 
BNPB Minta Evaluasi EWS yang Tak Berfungsi Saat Banjir Padang
BNPB Minta Evaluasi EWS yang Tak Berfungsi Saat Banjir Padang